Penjelasan Lengkap Penyakit Kanker Prostat yang Diderita SBY
- U-Report
Pemeriksaan kanker prostat.
- U-Report
"Gangguan urine tersumbat yaitu ketika buang air kecil sulit, tersendat atau tidak lancar, keluhannya biasanya putus-putus kecingnya, kadang ada pasien yang sudah di toilet tidak langsung keluar, nunggu sedikit lebih lama," katanya.
Keluhan kedua adalah terlalu sering buang air atau frekuensi kencingnya banyak, merasa tidak tuntas atau ada sisa.
"Sering bangun di malam hari atau disebut nokturia, sering terbangun karena ada rasa pengen kencing yang tidak tertahankan sampai bangun berapa kali," tambahnya.
Gejala lain yang sering temui juga adalah air kencing yang bercampur darah atau keruh. Atau, saat ejakulasi pria mengeluarkan darah, nyeri saat ejakulasi.
Usia berapa kanker prostat bisa menyerang pria?
Sayangnya, lanjut dr. Firtantyo, banyak dari gejala gangguan prostat yang tidak terdeteksi. Terlebih, jika pasien juga menderita diabetes di mana frekuensi buang kecilnya banyak.
"Pasien yang menderita prostat bersamaan diabetes jadi lebih berat gejalanya. Pasien terganggu tidurnya, frekuensi buang air kecil sering, saat buang air kecil susah butuh usaha lebih," terangnya.
Dokter Firtantyo juga menjelaskan bahwa prostatitis umumnya diderita pada rentang usia 30-50 tahun. Sementara kanker prostat di usia yang lebih tua yakni di atas 60 tahun.
Namun, masalah prostat sudah mulai menyerang ketika pria memasuki usia 30 di mana laki-laki sudah memproduksi hormon testoteron atau androgen.
"Sejak lahir laki-laki semua ada prostat, tapi masih kecil dan tidak memiliki aktivitas atau inaktif. Seiring pertambahan usia, laki-laki memproduksi hormon testoteron atau androgen, prostat mulai membesar, saat itu mulai muncul keluhan," katanya.
