Menu Sahur dan Buka Puasa Sehat Pasien Diabetes

Ilustrasi pengecekan diabetes.
Sumber :
  • Pixabay/TesaPhotography

VoxPop – Bulan Ramadhan dianggap sebagai bulan paling suci dalam agama Islam. Tahun ini, Ramadhan dimulai pada bulan April dan ini menandai dimulainya ibadah puasa yang dilaksanakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.

img_title Stop Makan Nasi Putih Tapi Gula Darah Masih Melonjak? Atasi dengan Mengikuti Saran dr Zaidul Akbar

Menurut keyakinan Islam, setiap Muslim dewasa diwajibkan untuk menjalankan puasa dari fajar hingga senja. Ini adalah waktu pemurnian diri, refleksi yang menanamkan semangat cinta dan kasih sayang. Dengan beberapa pengecualian, setiap orang diharapkan untuk menjalankan latihan spiritual ini.

Ada banyak spekulasi tentang fakta apakah orang yang menderita diabetes bisa berpuasa atau tidak. Sering dikatakan bahwa orang dengan tingkat diabetes yang lebih rendah dapat berpuasa.

img_title Diabetes Tipe 2 Tak Hanya Mengganggu Gula Darah, Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental?

Hal pertama yang pertama, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menyimpannya untuk mengetahui apakah itu aman untuk Anda. Sesuai dengan kitab suci Al-Qur'an, orang dengan masalah kesehatan yang parah dibebaskan dari puasa.

Bagaimana puasa mempengaruhi penderita diabetes?

img_title Penderita Diabetes Tak Harus Berhenti Makan Karbohidrat, Ini 7 Pilihan yang Lebih Ramah Gula Darah

Ilustrasi diabetes/gula darah.

Photo :
  • Pixabay/TesaPhotography

Dikutip dari laman Times of India, Senin, 28 Maret 2022, penderita diabetes disarankan makan setiap 4-6 jam sekali. Mereka dianjurkan untuk mengatur makanan mereka dengan benar. Tapi Ramadhan membutuhkan 11-16 jam puasa, terutama di musim panas ketika matahari terbenam terlambat. Ini bisa berbahaya bagi kesehatan dan menyebabkan masalah dalam jangka panjang. Jika Anda penderita diabetes dan masih berencana untuk berpuasa, Anda harus mewaspadai masalah ini.

Hipoglikemia adalah kondisi dimana gula darah kadarnya berada di bawah tingkat normal. Puasa berjam-jam dapat mempengaruhi kadar glukosa darah sampai batas tertentu. Anda juga dapat mengalami Ketoasidosis Diabetik di mana tubuh mulai membakar lemak untuk energi jika tidak mendapatkan cukup glukosa.

Ini membentuk produk limbah yang disebut keton, yang pada gilirannya membuat darah menjadi asam. Ini bisa berbahaya bagi kesehatan Anda. Kadar glukosa darah Anda bisa naik jika Anda makan berlebihan saat berbuka yang disebut hipoglikemia. Karena tidak diperbolehkan minum air saat puasa, itu juga bisa menyebabkan dehidrasi.

Menu sahur dan buka puasa sehat

Ilustrasi kurma.

Photo :

Jika Anda memilih untuk berpuasa di bulan Ramadhan, Anda dapat mengonsumsi makanan berikut yang akan menjaga kadar glukosa darah Anda tetap terkendali. Rencanakan diet dengan dokter Anda dan Anda dapat menambahkan makanan ini ke makanan sahur dan buka puasa Anda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut