Bikin Bruce Willis Pensiun Akting, Apa Itu Aphasia?
- Blumhouse Productions
VoxPop – Bruce Willis memutuskan pensiun dari dunia akting setelah didiagnosis mengidap aphasia. Kabar itu disampaikan oleh keluarga sang aktor pada Rabu lalu. Lantas, apa itu penyakit aphasia dan apa saja gejalanya?
Aphasia disebut mempengaruhi kemampuan kognitif Bruce Willis, demikian yang disampaikan dalam pernyataan keluarganya.
"Dengan banyak pertimbangan Bruce mundur dari karier yang berarti besar baginya. Ini benar-benar merupakan masa menantang bagi keluarga kami dan kami sangat menghargai cinta, kasih sayang dan dukungan yang terus kalian berikan," tulis keluarga Willis dalam pernyataan bersama dikutip oleh laman Express.
Apa itu aphasia?
Aphasia adalah kondisi di saat seseorang kesulitan dalam bahasa atau berbicara mereka. Biasanya ini disebabkan oleh kerusakan pada bagian kiri otak (misalnya, setelah serangan stroke).
Menurut badan kesehatan Inggris, NHS, orang dengan aphasia seringkali mengalami masalah dengan empat cara seseorang memahami dan menggunakan bahasa. Keempat cara itu adalah:
Bruce Willis
- applegoss
- Membaca
- Mendengar
- Berbicara
- Mengetik atau menulis.
Seperti yang dijelaskan NHS, masalah berbicara adalah mungkin yang paling kentara, dan orang dengan aphasia mungkin membuat kesalahan dengan kata-kata yang mereka gunakan.
"Ini terkadang bisa jadi kesalahan dalam menggunakan suara yang salah dalam sebuah kata, memilih kata yang salah, atau meletakkan kata bersama secara tidak benar," jelas NHS.
Sementara itu, menurut penjelasan Mayo Clinic, penyebab umum dari aphasia adalah kerusakan otak yang diakibatkan stroke, penyumbatan atau roekan dari pembuluh darah di dalam otak.
Menurut badan kesehatan itu, kehilangan darah ke sel otak yang mati atau kerusakan di area yang mengendalikan bahasa.
"Kerusakan otak yang disebabkan oleh cedera kepala parah, tumor, infeksi atau proses degeneratif juga bisa menyebabkan aphasia. Dalam kasus ini, aphasia biasanya muncul dengan tipe masalah kognitif lainnya, seperti masalah ingatan atau kebingungan," lanjut Mayo Clinic.
Ilustrasi menulis
- pixabay
Apakah bisa diobati?
Setelah cedera otak, perubahan sangat besar muncul di otak, yang membantunya untuk sembuh.
"Akibatnya, orang dengan aphasia sering melihat perubahan dramatis dalam kemampuan bahasa dan komunikasi dalam beberapa bulan pertama, walaupun tanpa perawatan," jelas National Institute on Deafness and Other Communication Disorders (NIDCD).
