Sosok Hasan Nasbi, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi yang Dulu Jadi Juru Bicara Tim Prabowo-Gibran

Hasan Nasbi
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Nama Hasan Nasbi kembali menjadi sorotan publik setelah resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 27 April 2026. Penunjukan ini menandai kembalinya ia ke lingkaran pemerintahan setelah sempat tidak lagi menjabat di kabinet.

img_title Cerita Prabowo Diminta Presiden Korsel Buka Jalur Dialog dengan Korut

Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi

Photo :
  • YouTube/Hasan Nasbi

Sosok Hasan Nasbi

img_title Hasan Nasbi soal Prabowo Sebut 'Londo Ireng': Itu Istilah Orang yang Suka Gaduh

Hasan Nasbi bukan sosok baru dalam dunia politik dan komunikasi strategis di Indonesia. Ia dikenal sebagai konsultan politik yang memiliki rekam jejak panjang, termasuk perannya sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

Pria kelahiran Bukittinggi, Sumatra Barat, 11 Oktober 1979 ini merupakan lulusan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Kariernya dimulai dari dunia jurnalistik sebelum kemudian beralih menjadi peneliti dan konsultan politik. Ia juga mendirikan lembaga survei Cyrus Network yang cukup berpengaruh dalam membaca peta opini publik di Indonesia.

img_title Prabowo Imbau Masyarakat Tak Panik Hadapi Ketegangan Global

Dalam perjalanan kariernya, Hasan pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) pada 2024. Namun, masa jabatannya berakhir pada 2025 setelah terjadi perombakan struktur komunikasi pemerintah.

Meski sempat keluar dari kabinet, Hasan kembali dipercaya oleh Presiden Prabowo untuk mengisi posisi penasihat khusus di bidang komunikasi. Penunjukan ini menunjukkan bahwa perannya masih dianggap penting dalam membantu pemerintah menyusun strategi komunikasi publik.

Sepanjang kariernya, Hasan dikenal aktif terlibat dalam berbagai kampanye politik besar. Ia pernah terlibat dalam gerakan relawan dan strategi komunikasi sejumlah tokoh nasional, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu figur penting di bidang komunikasi politik.

Alhasil, pada tahun lalu, Hasan Nasbi mundur dari posisinya di Kabinet Merah Putih. Hasan mengaku sudah mengajukan pengunduran diri sejak 21 April 2025.

Surat itu dikirimkan ke Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

"Pada hari ini, 21 April 2025, sepertinya saat itu sudah tiba. Surat pengunduran diri saya tanda tangani dan saya kirimkan kepada presiden melalui dua orang sahabat baik saya," kata Hasan lewat Instagram @totalpolitikcom.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi untuk menjabat sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara hari ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut