Duduk Lama Picu Gangguan Saraf, Yuk Deteksi Dini

Ilustrasi duduk terlalu lama.
Sumber :
  • U-Report

Neuropati .

Photo :
  • U-Report
img_title Viral 2 Orang Tewas Gegara Mabuk Kecubung, Dokter Ingatkan Bahayanya

"Artinya 1 dari 3 orang menjalani gaya hidup sedentari dan hal ini berpotensi meningkat selama pandemi yang dapat berisiko terhadap penyakit tidak menular (PTM) termasuk kerusakan saraf," kata Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat – Ditjen Kesmas, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Imran Agus Nurali.

Peningkatan kasus PTM secara signifikan akan menambah beban masyarakat dan pemerintah, karena penanganannya membutuhkan banyak waktu, biaya besar dan teknologi tinggi. Lebih lanjut, dokter Imran Agus Nurali, mengatakan, kampanye edukasi masyarakat dan deteksi dini PTM adalah cara yang paling efektif dan efisien untuk mengendalikan faktor risiko. Masyarakat diimbau untuk menjadikan CERDIK dan GERMAS sebagai bagian gaya hidup mereka. 

img_title Ngeri! 6 Jenis Kanker yang Paling Banyak Diderita Masyarakat Indonesia

"Kami juga percaya bahwa inisiatif dari pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk terus mengingatkan publik tentang masalah ini. Kami sangat menghargai P&G Health atas komitmen mereka untuk mengedukasi tentang neuropati dan kesehatan saraf secara umum. Upaya ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan deteksi dini dan pengobatan neuropati yang tepat," kata dia.

Transformasi digital.

Dari Firasat ke Fakta berkat Alat Deteksi Dini Digital

Di era digital saat ini, paparan informasi mengenai pola asuh anak atau 'parenting' mengalir tanpa henti di media sosial. Fenomena ini menciptakan pedang bermata dua.

img_title
VoxPop.co.id
24 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut