6 Hal yang Perlu Diperbaiki Agar Tidur Malam Berkualitas
- Unsplash
Jika Anda tidur siang secara teratur dan tidur nyenyak, Anda tidak perlu khawatir. Efek tidur siang tergantung pada individu.
5. Cobalah untuk Tidur dan Bangun pada Waktu yang Konsisten
Ritme sirkadian tubuh Anda berfungsi pada satu set loop, menyelaraskan dirinya dengan matahari terbit dan terbenam.
Konsisten dengan waktu tidur dan bangun Anda dapat membantu kualitas tidur jangka panjang.
Satu studi mencatat bahwa peserta yang memiliki pola tidur tidak teratur dan tidur larut malam di akhir pekan dilaporkan kurang tidur.
Penelitian lain telah menyoroti bahwa pola tidur yang tidak teratur dapat mengubah ritme sirkadian dan kadar melatonin, yang memberi sinyal pada otak untuk tidur.
Jika Anda kesulitan tidur, cobalah untuk membiasakan bangun dan tidur pada waktu yang sama. Setelah beberapa minggu, Anda bahkan mungkin tidak memerlukan alarm.
6. Tempat Tidur, Kasur dan Bantal yang Nyaman
Beberapa orang bertanya-tanya mengapa mereka selalu tidur lebih nyenyak di hotel. Selain lingkungan yang santai, kualitas tempat tidur juga dapat mempengaruhi tidur.
Satu studi melihat manfaat kasur baru selama 28 hari, mengungkapkan bahwa kasur itu mengurangi nyeri punggung sebesar 57%, nyeri bahu sebesar 60%, dan kekakuan punggung sebesar 59%. Ini juga meningkatkan kualitas tidur hingga 60%.
Studi lain menunjukkan bahwa tempat tidur baru dapat meningkatkan kualitas tidur. Selain itu, kualitas tempat tidur yang buruk dapat menyebabkan peningkatan nyeri punggung bawah.
Kasur dan tempat tidur terbaik sangat subjektif. Jika Anda meningkatkan tempat tidur Anda, dasarkan pilihan Anda pada preferensi pribadi. Direkomendasikan agar Anda memperbarui tempat tidur Anda setidaknya setiap 5-8 tahun.
Jika Anda belum mengganti kasur atau tempat tidur Anda selama beberapa tahun, ini bisa menjadi perbaikan yang sangat cepat.
Salah satu produk asli Indonesia, Cozylila, yang menyediakan perlengkapan kamar tidur seperti kasur dan bantal premium untuk meningkatkan pengalaman tidur di rumah, mendukung penuh kebangkitan pariwisata Indonesia setelah lebih 2 tahun menderita akibat pandemi COVID-19.
Keberpihakan itu antara lain ditunjukkan dengan mendukung penyelenggaraan kegiatan kejuaraan renang di laut terbuka (open water swimming) internasional Oceanman Bali yang akan diadakan di Pantai Muaya Jimbaran, Bali pada 1-2 Juli 2022.
