Dianggap Buruk Lemak Ternyata Punya Banyak Manfaat, Asal Segini Takarannya

Ilustrasi mentega atau margarin
Sumber :
  • Pixabay/jackmac34

VoxPop Lifestyle – Banyak orang yang sering mengkambinghitamkan lemak sebagai sesuatu yang tidak sehat. Padahal, jika dikonsumsi sesuai dengan anjuran, lemak memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Terutama, jika lemak yang dikonsumsi adalah lemak baik. 

img_title 80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Lebih Mahal, Amran: Itu Penipuan

Dokter spesialis gizi klinik, Dr dr Luciana Sutanto, MS SpGK, menjelaskan, beberapa manfaat lemak bagi tubuh antara lain sebagai sumber energi, komponen membran sel dan regulator fisiologi, berfungsi sebagai proteksi (melindungi organ tubuh, sebagai insulator yang memberikan rasa kenyang, memberikan rasa enak pada makanan, serta mengikat vitamin (vitamin A, D, E dan K). Yuk, scroll untuk informasi selengkapnya.

"Namun harus dibatasi konsumsinya sesuai dengan kebutuhan lemak kita yaitu sekitar 25-45 persen dari kebutuhan total kalori sehari-hari," ujar dokter Luciana saat Virtual Press Conference dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional bertajuk Bebas Lemak Trans, Bebaskan Hidupmu, yang digelar Forvita, baru-baru ini.

img_title Deretan Makanan Khas Indonesia yang Ngetren di Dunia, Ada Satu yang Lagi Viral

Namun, Luciana menganjurkan, sebaiknya makanan yang mengandung lemak dikonsumsi lebih bervariasi dan pilihlah makanan yang mengandung lemak baik. 

Alpukat Pameling

Photo :
  • VoxPop/Lucky Aditya (Malang)
img_title Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Penting Dukung Program Gizi dan Kesehatan Preventif di Indonesia

"Kalo kita makan jenis makanan yang mengandung tinggi lemak yang berdasarkan mitos adalah lemak baik tetapi kita juga sebenarnya mengonsumsi lemak-lemak lain dalam jumlah yang tidak setinggi lemak yang kita tuju. Karena tidak ada makanan yang murni hanya mengandung lemak jenis tersebut," ungkapnya. 

Lalu, bagaimana dengan margarin, apakah mengandung lemak baik atau sebaliknya?

"Nah, dalam hal ini margarin itu dianggap mengandung lemak tidak baik. Namun, kalo kita bicara mengenai teknologi pangan mungkin modifikasi atau rekayasa, ternyata tidak ada modifikasi yang pembuatannya itu tidak menyebabkan terjadi pembentukan lemak buruk (pada margarin)" paparnya. 

Jadi, Luciana menyimpulkan, dalam proses pembuatannya, margarin tidak menyebabkan pembentukan lemak buruk. Lebih jauh dia menjelaskan mengenai jumlah takaran lemak yang boleh dikonsumsi dalam sehari. Berapa?

Salmon

Photo :
  • Eat This

"Lima sendok makan sehari maksimal kita konsumsi, itu anjuran dari Kementerian Kesehatan. Ini termasuk anjuran gizi seimbang. Jadi kalo kita bilang 5 sendok makan, itu adalah sekitar 10 makanan yang digoreng atau ketemu minyak dalam satu hari," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut