7 Bahaya Akibat Sering Menahan Buang Air Kecil, Waspada Nomor 5
- pixabay/ jakobing85
4. Mengompol
Buang air kecil yang terlalu sering
- U-Report
Bahaya menahan kencing dapat pula merusak otot-otot dasar panggul. Salah satunya adalah otot berbentuk donat di sekeliling uretra (sphincter of urethra). Otot tersebut menjadikan lubang saluran kemih tetap dalam keadaan tertutup. Urine pun tidak bocor ataupun merembes.
Apabila otot berbentuk donat ini rusak, kamu akan kesulitan menjaga lubang saluran kemih tetap tertutup. Akibatnya, urine dapat dengan mudah mengalir keluar kapan pun dan timbul keluhan mengompol.
5. Batu ginjal
Ilustrasi ginjal/batu ginjal.
- Freepik/brgfx
Pada orang yang rentan, menahan kencing bisa memicu batu ginjal. Penyakit ini bisa terjadi terutama pada mereka yang punya riwayat batu ginjal ataupun kadar mineral di dalam urine cenderung tinggi (kalsium, oksalat, sistin, dan asam urat).
Selain itu, batu ginjal tetap dapat terbentuk meskipun kadar mineral-mineral tersebut normal, yakni saat jumlah produksi urine setiap hari sedikit, misalnya dalam kondisi kurang minum dan dehidrasi.
6. Merusak otot dasar panggul
Ilustrasi ingin buang air kecil.
- U-Report
Terbiasa sering menahan buang air kecil, dapat membuat otot dasar panggul mengalami kerusakan. Salah satu otot yang terdampak adalah sfingter uretra, yang befungsi untuk menjaga uretra tetap tertutup, sehingga mencegah urin bocor.
Apabila dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan inkontinensia urin atau kondisi tidak bisa menahan buang air kecil. Untuk mencegah inkontinensia urin dan memperkuat otot dasar panggul, disarankan untuk melakukan senam kegel.
7. Nyeri pinggang
Nyeri pinggang.
- inmagine
Bahaya menahan buang air kecil berikutnya adalah nyeri pinggang. Kandung kemih yang sudah setengah penuh, akan mengirimkan sinyal untuk buang air kecil. Jika memilih untuk menahannya, maka bagian perut akan terasa nyeri dan juga menyebar ke bagian lain salah satunya pinggang.
Melansir Piedmont, ahli urologi Nazia Bandukwala, D.O., menyebutkan bahwa seseorang hanya bisa menahan urin sebanyak 400 hingga 500 mililiter urin atau 2 cangkir, sebelum mencapai batasnya. Ketika merasa ingin buang air kecil, maka segera dilakukan dan jangan biasakan sering menahan buang air kecil.
