Dinkes DKI Diminta Periksa Peredaran Obat Pemicu Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

Ilustrasi anak sakit.
Sumber :
  • Freepik

VoxPop Lifestyle – Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo buka suara terkait dua kasus gagal ginjal akut di DKI Jakarta yang sudah memakan satu orang korban jiwa.

img_title Jumlah Pekerja Naik 522 Ribu Orang, BPS: Pengangguran Turun Jadi 7,22 Juta Orang Per Mei 2026

"Saya prihatin dengan ditemukannya dua kasus ginjal akut baru. Kita harus kembali bergerak cepat melindungi anak-anak kita dari bahaya penyakit ini," kata Anggara melalui keterangan resminya, Rabu 8 Februari 2023.

Pria yang akrab disapa Ara ini meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memeriksa kembali dengan seksama peredaran obat sirup yang diduga menjadi pemicu kasus ini.

img_title Waspadai Penyakit Batu Saluran Kemih, Ginjal, dan Prostat, Begini Penanganan Terkini yang Perlu Diketahui

"Dinkes harus lakukan investigasi dan pemeriksaan lagi terhadap obat-obat yang beredar karena diduga penyebabnya masih dari obat sirup. Tindak tegas apotek yang tidak mengikuti instruksi dari Dinkes soal peredaran obat ini," katanya.

Ara juga menekankan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan penyakit ini juga harus gencar dilakukan.

img_title Batu Saluran Kemih Bisa Diam-diam Merusak Ginjal, Ini Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai dan Cara Terbaru Mengatasinya

"Sosialisasi pencegahan penyakit pada anak juga penting dilakukan seperti Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan edukasi tentang peredaran obat yang dilarang," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Seksi (Kasi) Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama menyebut dua kasus gagal ginjal akut di Jakarta sudah terlacak yaitu wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

"Iya betul (kasusnya berada di Jaktim dan Jakbar). Sejauh ini, itu dulu yang bisa disampaikan," kata Ngabila.

Menurut dia, kabarnya satu orang yang idap gagal ginjal meninggal dunia dan satu orang lagi masih dalam perawatan di rumah sakit. Akan tetapi, ia tidak bisa mengungkap identitas rumah sakit dan korbannya.

"Satu meninggal, satu dirawat di rumah sakit. Cuma yang dirawat di rumah sakit, kita kan perlu menjaga privasi rumah sakitnya," jelas dia.

Sementara untuk satu pasien anak lainnya, Ngabila mengatakan kondisinya sudah mulai membaik. Satu pasien tersebut kini mendapat perawatan dari tim ahli medis. 

"Sudah membaik kondisinya dan sedang dalam perawatan tim ahli RSCM," ujar Ngabila saat dikonfirmasi VoxPop.

Sementara, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono menelusuri kembali munculnya kasus gangguan ginjal akut di Jakarta setelah sempat mereda pada November 2022.

“Kami serius menangani itu, tadi pagi saya sudah berbicara dengan Dinas Kesehatan untuk mengatasi dan penyebabnya apa,” kata Heru di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 6 Februari 2023.

Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk penanganan kasus gangguan ginjal akut yang banyak menyerang anak-anak. “Kami berkoordinasi dengan Kemenkes, penyebabnya apa, apakah seperti yang dulu ada beberapa obat,” katanya.
 

Ilustrasi gatal kulit

Benarkah Gatal-gatal Bisa Jadi Tanda Penyakit Ginjal? Kenali Ciri dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Benarkah gatal gatal bisa menjadi tanda penyakit ginjal? Simak penjelasan ahli tentang penyebab, ciri khas, serta gejala lain yang perlu Anda waspadai.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut