Tidur Pakai Lensa Kontak, Mata Pria Ini Rusak Dirobek Bakteri Pemakan Daging

Tidur gunakan contact lens, mata pria ini rusak dirobek bakteri pemakan daging
Sumber :
  • Daily Mail

Kondisinya adalah infeksi bakteri yang langka. Sekitar 80 persen kasus terjadi pada orang yang memakai lensa kontak, dengan angka satu hingga dua kasus per juta orang setiap tahun.

img_title Terik Matahari Bisa Picu Gangguan Mata 'Pterygium', Jangan Lupa Pakai Kacamata Hitam saat Beraktivitas di Luar Ruangan!

Bakteri yang menyebabkan infeksi biasanya tidak berbahaya dan sangat umum. Mereka ditemukan di danau, sungai, lautan dan tanah. Mereka juga bisa masuk ke air ledeng, pemanas, ventilasi, dan unit pendingin udara. Namun, ketika mereka masuk ke mata melalui air mata mikro dan goresan, mereka dapat memicu infeksi.

Setiap orang yang memakai lensa kontak berisiko infeksi, namun orang yang memakai lensa kontak di malam hari berisiko lebih tinggi karena dapat menyebabkan lecet.

img_title 7 HP dengan Layar Berkualitas Terbaik 2026, Visual Tajam dengan Warna Akurat yang Baik untuk Mata

Mereka juga menghilangkan oksigen kornea di malam hari, yang mana ini bisa dihindari di siang hari melalui kedipan mata, yang dapat mengurangi kemampuan mata untuk melawan infeksi bakteri.

img_title Mata Juling hingga Katarak, Ini 7 Gangguan Penglihatan yang Jangan Sampai Diabaikan

Perusahaan lensa kontak memberi tahu pengguna untuk tidak memakai lensa mereka di malam hari untuk mengurangi risiko. Mereka juga memberi tahu orang-orang untuk mencuci tangan saat memasang atau melepas lensa, dan membawa kacamata cadangan.

Krumholz juga menerima terapi photodynamic – biasanya disediakan untuk pasien kanker – yang menggunakan energi cahaya dan obat untuk menghancurkan sel kanker dan prakanker. Ini juga dapat digunakan untuk membunuh bakteri pada infeksi AK.

Tidur gunakan contact lens, mata pria ini rusak dirobek bakteri pemakan daging

Photo :
  • Daily Mail

Dokter menyarankan dia sekarang dapat menerima transplantasi kornea untuk mendapatkan kembali sebagian penglihatannya. “Hal yang paling menyakitkan tentang ini adalah menunggu. Saya menggunakan begitu banyak obat dan obat tetes mata, dan telah dirawat karena ini sejak 21 Januari, jadi sebulan atau lebih,” ujarnya.

Pasien yang telah menerima terapi fotodinamik diminta untuk menghindari sinar matahari setidaknya selama 40 jam setelah perawatan. Ini karena kulit masih sensitif terhadap cahaya dan paparan lebih lanjut dapat menyebabkan kerusakan atau luka bakar lebih lanjut.

Ilustrasi buah

Gak Cuma Wortel, Ini 6 Buah yang Baik untuk Jaga Kesehatan Mata

Menjaga kesehatan mata tidak cukup hanya dengan mengurangi waktu menatap layar gawai atau menggunakan pencahayaan yang baik saat membaca. Asupan nutrisi yang tepat.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut