Benarkah Konsumsi Daging dan Telur Unggas Berisiko Terinfeksi Flu Burung?

Telur ayam (ilustrasi)
Sumber :
  • Freepik/freepik

VoxPop Lifestyle – Badan Inspeksi Pangan Kanada (CFIA) dan Kesehatan Kanada menegaskan bahwa wabah flu burung belum pernah terjadi sebelumnya di negara manapun. Akan tetapi, risiko penularan mulai terlihat antara unggas ke hewan mamalia yang memicu keresahan para pakar.

img_title Harga Cabai Merah Meroket Diikuti Beras, Telur, Bawang hingga Minyak Goreng, Cek Daftarnya

"Jutaan burung telah terinfeksi di seluruh dunia, termasuk lebih dari 7,2 juta di Kanada,” kata CFIA kepada Global News, dikutip VoxPop, Senin 27 Februari 2023. Scroll untuk informasi selengkapnya.

CFIA menambahkan bahwa wabah tersebut mulai terjadi di Amerika Serikat dan negara lain di seluruh dunia. Avian influenza, juga dikenal sebagai flu burung, biasanya menyebar di antara berbagai spesies burung baik domestik maupun liar. 

img_title Thailand Tawarkan Jadi Pemasok Beras hingga Daging ke RI, tapi Minta Jatah Pupuk Urea Ditambah

Ilustrasi flu burung.

Photo :
  • Antara FOTO.

Dalam kasus yang cukup jarang, virus dapat menyebar dari burung ke manusia. Seperti yang terjadi di Kamboja, di mana seorang gadis berusia 11 tahun, yang tinggal di dekat kawasan konservasi, dilaporkan meninggal karena virus tersebut.

img_title Harga Beras dan Bawang Naik Meski Cabai, Telur dan Daging Ayam Turun, Cek Daftarnya

Pejabat kesehatan mengatakan awal pekan ini bahwa kematian gadis itu adalah infeksi H5N1 manusia pertama yang diketahui di negara itu sejak 2014. Ayahnya juga dinyatakan positif tetapi tidak menunjukkan gejala utama.

Kasus-kasus tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa virus dapat berevolusi untuk menyebar lebih mudah di antara orang-orang, berpotensi memicu keadaan darurat kesehatan.

"infeksi manusia dengan flu burung A (H5N1) jarang terjadi dan menimbulkan risiko rendah bagi masyarakat umum yang memiliki kontak terbatas dengan hewan yang terinfeksi," kata CFIA.

Risiko Penularan Rendah ke Manusia
Sejak 1997, ada lebih dari 800 kasus flu burung A(H5N1) pada manusia yang dilaporkan di seluruh dunia, sebagian besar terjadi di Afrika dan Asia, kata Health Canada. Sekitar setengah dari kasus yang teridentifikasi pada manusia berakibat fatal.

Satu-satunya kasus flu burung pada manusia yang pernah dilaporkan di Kanada adalah pada tahun 2014, kata badan tersebut, menambahkan bahwa kasus fatal terjadi setelah perjalanan ke China, di mana diyakini orang tersebut terinfeksi.

Gejala flu burung pada manusia dapat menyerupai gejala penyakit umum lainnya, seperti demam, batuk, nyeri otot, dan sakit tenggorokan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut