Pernikahan Indra Bekti-Aldilla Jelita Retak, Ini 12 Alasan Pasangan Minta Cerai
- Pixabay
VoxPop Lifestyle – Kabar mengejutkan datang dari keluarga Indra Bekti dan Aldilla Jelita. Per hari ini, Senin, 27 Februari 2023, Aldilla Jelita menggugat cerai Indra Bekti ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Informasi itu disampaikan oleh Milano Lubis, kuasa hukum Aldilla pada saat konferensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut Milano, gugatan cerai itu tengah dalam proses pendaftaran
"Benar per hari ini Dilla memasukkan gugatan ke Pengadilan Agama, Jakarta Selatan, untuk berpisah dengan Bekti," kata Milano Lubis, kepada awak media. Scroll lebih lanjut ya.
Kelangsungan hidup pasangan biasanya membutuhkan perpaduan antara komunikasi terbuka, keintiman, dan empati. Ketika salah satu dari kebiasaan ini hilang atau mulai memudar, ikatan romantis antara pasangan bisa melemah.
Dikutip laman Psych Central, Pasangan dapat memutuskan untuk bercerai karena berbagai alasan. Dari ketidakcocokan gaya hidup hingga perilaku tidak jujur. Namun, para peneliti telah menemukan bahwa beberapa alasan perceraian tampaknya lebih umum terjadi lintas budaya dan generasi.
Penyebab utama perceraian
Indra Bekti dan Aldilla Jelita.
- Instagram @dhila_bekti
Alasan utama perceraian telah berfluktuasi selama bertahun-tahun dan bervariasi di setiap negara, seringkali sangat dipengaruhi oleh kepercayaan dan praktik budaya. Di Denmark, misalnya, studi uji coba terkontrol tahun 2019 menemukan alasan utama perceraian di negara tersebut.
Tiga alasan utama yaitu kurangnya cinta dan keintiman, masalah komunikasi, serta kurangnya simpati, kepercayaan, dan rasa hormat. Selanjutnya, keinginan cerai karena minat dan aktivitas yang berbeda. Selain itu, Pasangan yang menghadapi tantangan dalam memiliki anak juga tampaknya lebih cenderung bercerai jika memiliki keluarga yang lebih besar merupakan prioritas salah satu atau kedua pasangan.
Survei di Amerika Serikat dari tahun 2005 tetap menjadi laporan skala besar terbaru tentang penyebab utama perceraian. Survei menemukan bahwa 12 alasan utama perceraian, dari yang paling umum hingga yang paling tidak umum, adalah kurangnya komitmen, perdebatan atau konflik yang terus-menerus, ketidaksetiaan, menikah terlalu muda, hingga harapan yang tidak realistis tentang pasangan atau pernikahan.
Selain itu, ketidaksetaraan antara pasangan, persiapan pernikahan yang tidak memadai, kekerasan dalam rumah tangga, masalah keuangan, konflik tentang pekerjaan rumah tangga, kurangnya dukungan keluarga, dan perbedaan agama. Skala yang lebih kecil studi pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa kurangnya komitmen, perselingkuhan, dan konflik serta pertengkaran memang menjadi penyebab utama perceraian di Amerika Serikat.
