Miss V Selalu Ditampilkan Sempurna, Pakar Bongkar Kebohongan Film Porno
- Pexels/freestocks.org
VoxPop Lifestyle – Miss V atau organ intim wanita terdiri dari berbagai fungsi dan bentuk, salah satunya klitoris yang memiliki ribuan saraf dengan perannya untuk melecut orgamse. Tak heran, seluk beluk klitoris selalu menjadi edukasi berharga bagi pria dan wanita mana pun sehingga perlu memahami dengan betul agar tidak salah memahaminya.
Standar kecantikan masyarakat dapat membuat kita merasa seperti boneka barbie yang selalu sempurna. Nilai masyarakat memaksa untuk percaya bahwa kita harus sempurna dalam segala hal, termasuk bentuk tubuh yang mulus. Yuk, scroll untuk informasi selengkapnya.
Dari perawatan kecantikan, operasi hingga tidak mengunggah foto tanpa menambahkan filter untuk mengubah wajah lebih baik, ada banyak hal yang dilakukan orang untuk mengubah citra mereka di depan publik. Tapi, bukan hanya bagian yang dipamerkan saja yang harus terlihat sempurna, karena wanita kini tampaknya berpikir bahwa vagina mereka pun harus demikian.
Ilustrasi Miss.V alias vagina
- unsplash
Seorang pendidik seks dan ilmuwan yang berspesialisasi dalam masalah ginekologi, Zoya Ali, mengatakan, tidak benar menganggap semua vagina harus terlihat sama. Anggapan itu dapat berdampak besar pada harga diri tiap perempuan.
Terbukti, survei pemerintah baru-baru ini menemukan 65 persen anak di bawah usia 18 tahun menganggap ada tipe tubuh yang ideal. Belum lagi, lebih dari 6 dari 10 wanita mengaku tidak merasa nyaman dengan tubuhnya.
"Tidak ada definisi standar tentang 'normal', karena setiap vulva itu unik, hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, dan corak," kata Zoya, dikutip laman Daily Star, Selasa 7 Maret 2023.
Tapi, ketika berbicara tentang bagian pribadi kita, Zoya mengatakan industri porno bernilai miliaran dolar berkembang dengan menghasilkan uang dari hal yang salah.
Penampakan di adegan film porno mengarahkan para wanita ke produk yang berbahaya seperti pengencang vagina, pemutih dan penyegar. Produk semacam itu dijual untuk mencoba dan membuat alat kelamin wanita "normal".
“Vagina Anda tidak seharusnya berbau seperti bunga, berasa seperti permen, atau terlihat seperti gambar yang difilter yang mungkin Anda lihat di film porno. Sangat memprihatinkan bahwa ada peningkatan yang dilaporkan pada orang, termasuk anak-anak, yang memilih labiaplasty tanpa kebutuhan medis apa pun," lanjutnya.
