Bolehkah Ibu Hamil Tidak Berpuasa dan Bagaimana Hukumnya? Simak Inilah Penjelasan dari Buya Yahya
- freepik by freepik
VoxPop Lifestyle – Tidak terasa hanya tinggal hitungan hari Bulan Ramadhan 2023 atau bulan puasa akan segera tiba. Di mana bulan yang penuh berkah dan penuh kemuliaan ini begitu sangat dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim di berbagai penjuru dunia.
Pada bulan suci Ramadhan nanti, seluruh umat Muslim diwajibkan untuk melakukan ibadah puasa. Namun, perlu diketahui rupanya terdapat beberapa kelompok yang diberikan keringanan dan dianjurkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa.
Seperti salah satunya golongan wanita yang tengah mengandung atau berbadan dua. Para pemimpin agama mengatakan, bahwa ibu hamil tidak boleh berpuasa karena membahayakan kesehatan bayi mereka yang belum lahir.
Ibu hamil
- pixabay
Apapun yang dilakukan oleh ibu hamil, pastinya ada resiko kesehatan yang mungkin bisa saja terjadi. Namun, beberapa ibu hamil justru tetap memilih berpuasa, meski tahu puasanya akan berimplikasi pada kesehatannya. Lantas, mengapa ibu hamil tidak dianjurkan berpuasa? Dan bagaimana pandangan menurut pemuka agama Buya Yahya menyikap hal tersebut? Simak selengkapnya ulasan artikel berikut ini.
Alasan Ibu Hamil Tidak Diwajibkan untuk Berpuasa
Menurut medis, berpuasa selama bulan suci Ramadhan bagi ibu hamil dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah kesehatan, baik bagi ibu dan ibunya. Hal tersebut dikarenakan saat berpuasa nanti, seseorang tidak akan mengonsumsi makanan atau minuman kurang lebih 12 jam.
Di mana hal ini tentu saja membuat Ibu hamil yang berpuasa berisiko mengalami penurunan gula darah ke tingkat yang tidak sehat. Tidak hanya itu, ibadah puasa juga bisa memberikan risiko seseorang kekurangan sumber nutrisi sekaligus energi tubuh secara keseluruhan.
Ilustrasi puasa.
- U-Report
Meskipun demikian, tidak ada larangan khusus bagi seorang wanita hamil untuk berpuasa ataupun sebaliknya. Namun yang perlu diingat, saat menjalankan ibadah puasa, kondisi ibu dan janin harus pada saat optimal atau tidak ada masalah pada ibu dan kandungan.
Selama ibu dan kandungannya dinyatakan sehat oleh dokter, maka ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa. Asalkan saat sahur dan berbuka, ibu hamil memastikan bahwa segala kebutuhan nutrisi bagi dirinya dan kandungannya terpenuhi dengan baik.
