Minum Manis saat Lebaran Picu Gula Darah Naik, Turunkan dengan 4 Makanan Ini

Ilustrasi diabetes.
Sumber :
  • Pexels/Mikhail Nilov

VoxPop Lifestyle – Deret makanan dan minuman manis saat Idul Fitri tentu sangat menggiurkan bagi setiap orang yang melihatnya. Tidak saja menyegarkan lidah, namun sensasinya begitu memuaskan dahaga usai sebulan penuh berpuasa selama Ramadhan. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para diabetisi atau penderita diabetes yang membuatnya kalap mengonsumsi saat kumpul keluarga.

img_title Stop Makan Nasi Putih Tapi Gula Darah Masih Melonjak? Atasi dengan Mengikuti Saran dr Zaidul Akbar

Terlalu berlebihan konsumsi makanan dan minuman dengan pemanis buatan berisiko picu lonjakan gula darah yang membahayakan diabetisi. Bagi penderita diabetes, makanan dan minuman yang diserap tubuh secara perlahan adalah cara terbaik karena tidak menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah. Diabetisi yang ingin mengontrol kadar gula darahnya juga harus memilih makanan dengan kadar gula darah rendah dan memastikan mengonsumsi makanan seimbang.

Meski, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat menurunkan kadar gula darah seseorang dalam keadaan darurat terkait diabetes. Namun, sejumlah makanan memiliki kadar gula rendah yang dapat membantu memangkas kadar gula darah yang melonjak tinggi. Apa saja? Berikut ulasannya, dilansir Medical News Today, Sabtu 22 April 2023. 

img_title Diabetes Tipe 2 Tak Hanya Mengganggu Gula Darah, Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental?

Ilustrasi buah-buahan.

Photo :
  • Freepik/Valeria_aksakova

Buah-buahan
Kecuali nanas dan melon, sebagian besar buah memiliki skor gula darah rendah sekitar 55 atau lebih rendah. Ini karena sebagian besar buah segar mengandung banyak air dan serat untuk mengimbangi gula alami yang disebut fruktosa.

img_title Penderita Diabetes Tak Harus Berhenti Makan Karbohidrat, Ini 7 Pilihan yang Lebih Ramah Gula Darah

Namun, saat buah matang, skor gula mereka meningkat. Jus buah juga memiliki gula yang sangat tinggi karena membuat jus menghilangkan kulit dan biji yang berserat. Jadi, buah segar adalah yang terbaik.

Sebuah studi dari 2020 yang diikuti sekitar setengah juta orang di China selama 7 tahun menemukan bahwa mereka yang makan buah segar setiap hari memiliki tingkat diabetes tipe 2 yang lebih rendah.

Juga, Studi 2013 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi buah utuh, terutama blueberry, anggur, dan apel, memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 yang jauh lebih rendah. Para peneliti juga melaporkan bahwa minum jus buah meningkatkan risiko berkembangnya kondisi tersebut.

Buah-buahan untuk dimakan berupa apel, alpukat, bluberi, jeruk bali, anggur, persik, plum, raspberi, dan stroberi. Sementara, buah-buahan tidak dianjurkan dalam jumlah berlebihan berupa buah kering, semangka, nanas, jus buah, atau pisang yang terlalu matang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut