Ribuan Babi Mati di Sulsel Akibat Virus Flu Babi Afrika
- ANTARA/Arief Priyono
Gusti mengungkap Jalur penyebaran virus ASF masuk melalui sisa-sisa daging yang diberikan ke hewan ternak babi. Kasus itu mulai terjadi di Luwu Timur pada April 2023 lalu.
"Dari situ kemungkinan terjadi kontak secara tidak langsung. Makanan yang dibagikan ke keluarganya, sisa-sisa makanan dikasih mi ke babinya begitu," kata Gusti.
Saat ini, Gusti mengaku jika pihaknya tengah melakukan upaya pencegahan agar virus ini tidak berkembang luas. Upaya tersebut dimulai dari pengecekan kandang babi hingga penyemprotan disinfektan.
"Kita lakukan per masing-masing wilayah, kita lakukan penyemprotan disinfektan, kita juga lakukan inovasi istilahnya janganlah terlalu sembarang orang lalu lalang di peternakan kita. Penyemprotan kandang, untuk mencegah penularan secara langsung atau tidak langsung," terangnya.
Gusti juga meminta para peternak langsung mengubur babi yang mati dan tidak membuangnya ke saluran irigasi. Babi yang mati dikubur dengan kedalaman dua meter.
"Teknik yang bagus kalau sudah terlanjur mati lebih baik dikubur yah dua sampai dua setengah meterlah kedalamannya. Kalau ada kaporit bagusnya itu dikasih kaporit atau kapur," terangnya.
