Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Jadi Tersangka Korupsi Bibit Nanas

Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin jadi tersangka korupsi
Sumber :
  • ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar, VoxPop – Penyidik Pidana khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menetapkan enam orang tersangka termasuk mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin (BB) dan lima di antaranya langsung di tahan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bibit nanas tahun 2024 dengan nilai anggaran sebesar Rp60 miliar

img_title BGN Laporkan 414 SPPG Bermasalah ke Kejagung Terkait Indikasi Korupsi

"Hari ini, pukul 21.40 WITA, penyidik Pidsus Kejati Sulsel telah melakukan penahanan terhadap lima orang tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan bibit nanas di Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan," ujar Kepala Kejati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi di Makassar, Senin malam.

Penetapan dan penahanan tersangka, papar dia kepada wartawan saat rilis kasus tindak pidana korupsi di Kantor Kejati setempat, bahwa penyidik telah memperoleh minimal dua alat bukti yang sah dan cukup.

img_title Tak Kunjung Panggil Menhut Raja Juli, Begini Penjelasan KPK

"Ini mengindikasikan adanya perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian negara kurang lebih Rp50 miliar dihitung BPKP, ini nanti sebentar lagi keluar," papar Didik menegaskan.

Lima orang tersangka, sebutnya, inisial BB mantan Pj Gubernur Sulawesi Selatan, selanjutnya RM direktur rekanan dari PT AAN atau penyedia, RE Direktur PT CAP selaku pelaksana kegiatan. HS sebagai tim pendamping Pj Gubernur Sulsel tahun 2023-2024 dan RRS selaku ASN dari Pemkab Takalar.

img_title KPK Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Kuota Haji Yaqut ke Pengadilan Tipikor

Selain kelima tersangka tersebut, lanjut Didik, tim penyidik juga telah menetapkan satu tersangka inisialnya UN jabatan selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) BPK telah ditetapkan tersangka. Namun hari ini, tidak menghadiri undangan pemeriksaan dengan alasan sakit.

Penahanan lima tersangka tersebut dilakukan secara terpisah. Tersangka Bahtiar Baharuddin ditahan di Lapas Kelas IIB Kabupaten Maros dan empat tersangka masing-masing RM, RE, HS dan RRS ditahan di Lapas Kelas IA Gunung Sari Makassar.

"Untuk empat orang di Lapas Gunung Sari Makassar, dan yang satu ini ke (Lapas) Maros Pak BB. Ini strategi kita, biar tahulah, biar (mereka) nggak kumpullah," ucapnya.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar ketentuan perundang-undangan dengan pasal berlapis, yakni Pasal 603 Undang-undang (UU) nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP juncto pasal 20 huruf c UU nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut