Bahaya Anak Kecanduan Gadget Saat Libur Sekolah, Picu Obesitas Hingga Sulit Bicara!

Anak bermain gadget.
Sumber :
  • U-Report

JAKARTA – Teknologi dan anak-anak zaman sekarang adalah pemandangan yang sering kita lihat sehingga kerap dianggap wajar. Pada satu titik, orang tua sangat menghargai gadget sebagai cara untuk menenangkan anak-anak mereka dan sebagai alat hiburan dan pendidikan. Tapi kemudian, itu menjadi pemandangan yang mengkhawatirkan.

img_title 3 Aplikasi AI yang Memudahkan untuk Pelajaran Sekolah 2026: Solusi Cerdas Mengatur Jadwal, Tugas, dan Catatan

Balita memegang tablet, bayi dengan gadget di mulutnya, hingga selalu memandang layar internet. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Tak heran, sebuah riset dari Common Sense Media mengungkap peningkatan luar biasa anak-anak yang menggunakan gadget seperti smartphone dan tablet meningkat hanya dalam dua tahun. 

img_title Novo Nordisk Ajak Masyarakat Pahami Dampak Obesitas terhadap Kesehatan Perempuan

Dari 38 persen pada tahun 2011, survei dua tahunan mengungkapkan bahwa anak-anak di bawah usia delapan tahun yang menggunakan perangkat seluler telah meningkat menjadi 72 persen pada tahun 2013.

Dilakukan pada orang tua Amerika sendiri, survei lebih lanjut menunjukkan peningkatan paparan gadget balita dari 10 persen menjadi 38 persen. 

img_title Prabowo: Kita Alami Penjajahan Lama, tapi Kita Manfaatkan Masa Itu untuk Belajar

Dengan ini, American Academy of Pediatrics melarang penggunaan teknologi untuk anak di bawah usia dua tahun dengan mengatakan bahwa hal itu mengubah sifat masa kanak-kanak.

Pada tahun yang sama, University of Wisconsin menunjukkan bahwa balita cenderung merespons lebih baik layar video yang memulai interaksi, sehingga efek tablet menenangkan bagi anak-anak.

Pendiri Common Sense Media Jim Seyer menjelaskan bahwa gadget digital ini mengubah seluruh gaya hidup masa kanak-kanak, bahkan menggantikan TV, mainan, taman bermain, dan buku cerita.

"Anak-anak berusia satu tahun sekarang berjalan ke layar TV dan menggeseknya karena mereka mengira itu adalah tablet,” katanya.

“Mereka menjadi bagian dari masa kanak-kanak dengan cara yang hampir tidak terbayangkan sebelumnya,” jelasnya.

Sebagian besar orang tua yang menuruti keinginan anak-anak mereka tidak dapat melihat efeknya, tetapi pemerintah dan para ahli meminta keluarga untuk mengurangi paparan gadget ini kepada balita mereka.

Apa dampak gadget modern pada anak? Berikut lima alasan mengapa gadget modern menghambat tumbuh kembang anak, dikutip laman Layground Eqipment.

Perkembangan Otak Menurun Drastis

Selama masa balita, ukuran otak menjadi tiga kali lipat dan terus berkembang hingga usia dewasa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut