Viral di TikTok, Apa itu Pregnancy Nose?

Ilustrasi ibu hamil.
Sumber :
  • Stocksnap

JAKARTA – Belakangan ini tengah ramai dengan 'pregnancy nose' di media sosial TikTok. Sejumlah ibu-ibu yang telah melahirkan diketahui sempat mengunggah foto sebelum dan sesudah mereka hamil, yang mana potret kehamilan mereka menunjukkan adanya perubahan pada wajah mereka khususnya area hidung

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

Dalam sejumlah unggahan dengan tagar #pregnancy nose itu terlihat hidung ibu hamil tersebut mengalami perubahan menjadi lebih besar dibanding sebelum mereka hamil. Lantas apa itu dan apa yang menyebabkan perubahan bentuk ukuran hidung selama kehamilan? Scroll lebih lanjut ya.

Melansir laman Today, spesialis Obgyn dari Orlando, Florida Amerika Serikat, dr. Christine Greves, Sp.OG menjelaskan alasan perubahan bentuk hidung menjadi lebih besar selama kehamilan adalah meningkatnya hormon esterogen.

img_title 5 Game Baru Mobile yang Langsung Viral, Kombinasi Gameplay Unik dan Grafis Memukau Jadi Daya Tarik Utama

Hormon tersebut menyebabkan pelebaran pembuluh darah yang dapat menyebabkan lebih banyak aliran darah ke area tertentu salah satunya ke jaringan hidung. Hingga akhirnya menyebabkan perubahan bentuk pada hidung, seperti terlihat lebih besar dan bengkak. 

img_title Powerbank Milik WN China Terbakar, Penumpang Pesawat Batik Air Makassar-Jakarta Panik

"Jadi ada beberapa area di tubuh kita yang memiliki selaput lendir yang memang mengalami peningkatan aliran darah dan salah satunya adalah area hidung," ujarnya.

Memang tidak diketahui seberapa umum hal ini terjadi karena kadar hormon setiap orang dalam merespon perubahan berbeda-beda setiap orangnya.

Meski demikian, perubahan bentuk hidung selama kehamilan menyebabkan beberapa orang memiliki hidung yang membesar, namun hal itu tidak berbahaya. Tak hanya hidung yang menjadi membesar saja, perubahan hormon selama kehamilan juga bisa muncul dengan gejala lain.

Ilustrasi ibu hamil

Photo :
  • freepik by cookie_studio

Wakil ketua obhyn di Rumah Sakit Lenox Hill, dr. Eran Bornstein menyebutkan, perubahan fisiologis yang paling umum adalah hiperemia pada membran mukosa hidung dan sinus yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah yang berhubungan dengan perubahan hormonal selama kehamilan. 

"Hal ini dapat menyebabkan edema atau bengkak, hidung mampet, mimisan dan dalam beberapa kasus menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan. Pada beberapa pasien bentuk hidung mereka mungkin akan lebih terlihat besar dan bentuknya berbeda," jelasnya.

Meski terlihat kurang nyaman bagi sebagian orang. Namun pregnancy nose ini bersifat sementara. Greves menyebut bahwa perubahan bentuk hidung selama kehamilan akan kembali normal enam minggu pasca kelahiran. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut