Nyamuk Wolbachia untuk Tekan Penyebaran DBD Jadi Perdebatan, Seberapa Perlu di Indonesia?

Gambar Nyamuk DBD
Sumber :
  • vstory

JAKARTA –  Upaya pemerintah menurunkan angka penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan nyamuk Wolbachia masih menjadi perdebatan para ahli. Meski sudah diterapkan di beberapa negara dan dinilai mampu menurunkan angka DBD, berbagai pertanyaan soal apakah perlu nyamuk tersebut juga disebarkan di Tanah Air bermunculan.

img_title Cegah DBD, Enesis Group dan Soffell Geber Kampanye Promotif Asean Dengue Day 2026

Siti Fadilah Supari yang menjabat sebagai Menteri Kesehatan pada 2004-2009 ikut menyoroti masalah ini. Ia menjelaskan bahwa nyamuk Wolbachia mulanya ditemukan oleh seorang peneliti di Australia. Kemudian, ada salah satu peneliti asal Indonesia yang bekerja sama dengan World Mosquito Program (WMP) untuk mengembangkan percobaan genetik pada nyamuk-nyamuk tersebut. Diketahui, WMP mempunyai misi menyebarkan nyamuk Wolbachia di berbagai negara untuk menurunkan angka DBD dengan bantuan dari Bill Gates.

Sidang Lanjutan Siti Fadilah Supari

Photo :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
img_title Pernah Kena DBD Gak Menjamin Kebal, Dokter Ungkap Faktanya!

Penelitian nyamuk Wolbachia itu kemudian dibawa masuk ke Indonesia oleh salah satu ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM). Hasil penelitian sebelumnya memang menunjukkan angka yang baik dalam menurunkan penyebaran DBD, namun ada beberapa hal yang membuat eks Menteri Kesehatan itu menjadi ragu.

"Peneliti itu akhirnya menemukan, dia menyebarkan nyamuk yang diberikan Wolbachia di Yogyakarta, di daerah Sleman, Bantul, dan Yogyakarta sekitar tahun 2017-2020. Hasilnya luar biasa menurunkan angka demam berdarah 77% di lapangan dan 86% di rumah sakit," jelas Siti Fadilah, mengutip unggahan TikToknya, Senin 20 November 2023.

img_title Waspada DBD, Tercatat Sebanyak 1.538 Kasus di Jakarta Barat Sepanjang 2026

Siti Fadilah ikut mengamati perkembangan penelitian nyamuk Wolbachia tersebut. Akan tetapi, ia masih mempertanyakan apakah para peneliti sudah membandingkan cara pencegahan nyamuk Wolbachia tersebut dengan cara yang konvensional atau hanya menyebarkan nyamuk tanpa mempertimbangkan akibat lainnya.

Menurut Siti Fadilah, penelitian tersebut patut diacungi jempol karena bisa membuktikan hasil yang luar biasa dalam hal penanganan DBD. Akan tetapi, ia mulai terusik sejak Kemenkes mengeluarkan surat edaran akan menerapkan hasil penelitian tersebut di beberapa kota di Indonesia.

"Penelitian itu tidak apa-apa, sampai Kemenkes mengeluarkan surat keterangan akan menerapkan penelitian itu di enam kota yakni Semarang, Jakarta Barat, Bandung, Bontang, Kupang, dan Bali. Kenapa diterapkan?" tanyanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut