5 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Ilustrasi kaki/kesemutan/varises/ asam urat
Sumber :
  • Pexels/EVG photos

Jakarta – Asam urat adalah kondisi kesehatan yang terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau tidak dapat mengeluarkannya dengan efisien. Tingginya kadar asam urat dalam tubuh dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat yang menumpuk di sekitar sendi, menyebabkan rasa sakit dan peradangan. 

img_title Thailand Tawarkan Jadi Pemasok Beras hingga Daging ke RI, tapi Minta Jatah Pupuk Urea Ditambah

Bagi penderita asam urat, mengelola pola makan menjadi kunci utama untuk mengendalikan gejala dan mencegah flare-up. Berikut adalah lima jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat.

1. Daging Merah

img_title Harga Beras dan Bawang Naik Meski Cabai, Telur dan Daging Ayam Turun, Cek Daftarnya

Daging merah.

Photo :

Daging merah, seperti sapi dan domba, mengandung tinggi purin, senyawa yang dapat diubah menjadi asam urat dalam tubuh. Penderita asam urat sebaiknya membatasi konsumsi daging merah untuk mengurangi risiko peningkatan kadar asam urat. Sebagai alternatif, pilih sumber protein rendah purin, seperti ikan, ayam tanpa kulit, dan produk susu rendah lemak.

img_title Harga Beras dan Minyak Stabil Meski Cabai, Telur dan Daging Ayam Naik, Cek Daftarnya

2. Makanan Bersumber Purin Tinggi

Pemeriksaan jeroan hewan kurban.

Photo :
  • Adi Suparman/ VoxPop.

Selain daging merah, beberapa makanan memiliki kandungan purin yang tinggi, seperti jeroan (hati, ginjal, otak), udang, dan kerang. Konsumsi makanan ini dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Oleh karena itu, hindari atau batasi jumlah konsumsi makanan yang tinggi purin untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil.

3. Minuman Bersoda dan Beralkohol

Minuman bersoda

Photo :

Minuman bersoda mengandung sirup fruktosa tinggi, yang dapat meningkatkan produksi asam urat. Selain itu, alkohol dapat menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh, menyebabkan penumpukan yang lebih tinggi. Penderita asam urat disarankan untuk menghindari minuman bersoda dan membatasi konsumsi alkohol, terutama bir dan minuman beralkohol keras.

4. Makanan Tinggi Lemak

Gambar nasi lemak.

Photo :
  • Instagram @z.olpin

Makanan tinggi lemak, terutama lemak jenuh, dapat merangsang produksi asam urat. Makanan ini dapat ditemukan dalam daging berlemak, makanan cepat saji, dan produk olahan. Menggantinya dengan makanan sehat rendah lemak, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap dalam batas yang aman.

5. Makanan Proses dan Pengawet

Ilustrasi asam urat.

Photo :
  • http://4.bp.blogspot.com

Makanan olahan sering mengandung bahan tambahan, seperti pengawet dan pewarna, yang dapat meningkatkan risiko flare-up asam urat. Penderita asam urat sebaiknya memilih makanan segar dan alami, serta menghindari makanan olahan yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat.

Pedagang menyortir cabai merah di Pasar Induk Rau, di Serang, Banten

Harga Cabai Merah Meroket Diikuti Beras, Telur, Bawang hingga Minyak Goreng, Cek Daftarnya

PIHPS Nasional BI melaporkan bahwa harga beras kualitas bawah I naik Rp 950 di Rp 15.750 per kg, dan harga beras kualitas bawah II juga naik Rp 900 di Rp 15.450 per kg.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut