Hari Epilepsi Internasional, Kenali Gejala Hingga Penyebabnya

Ilutrasi penderita epilepsi
Sumber :
  • flickr

VoxPop Lifestyle – Hari Epilepsi Internasional diperingati setiap 12 Februari. Hari Epilepsi Internasional diperingati untuk melawan epilepsi. Sebab, epilepsi sendiri merupakan kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang. 

img_title Ternyata Ini 7 Kebiasaan Orang yang Jarang Stres di Tempat Kerja, Tetap Produktif Tanpa Burnout

Dilansir Mayo Clinic, epilepsi yang juga dikenal sebagai gangguan kejang adalah kondisi otak yang menyebabkan kejang berulang.Gejala kejang sendiri dapat sangat bervariasi. Seperti apa? Yuk, scroll untuk tahu lebih lanjut.

Beberapa orang mungkin kehilangan kesadaran selama kejang, sementara yang lain tidak. Tatapan penderitanya biasanya kosong selama beberapa detik selama kejang. Atau pada penderita lain, mereka berulang kali menggerakkan lengan atau kaki, di mana gerakan tersebut dikenal sebagai kejang-kejang. 

img_title Naik Kereta Api Bisa Bantu Kurangi Stres, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Seseorang didiagnosis dengan epilepsi, jika Anda mengalami setidaknya dua kali kejang yang tidak beralasan dalam 24 jam terpisah, yaitu kejang yang tidak diprovokasi dan tidak memiliki penyebab yang jelas.

img_title Tak Perlu Liburan Mahal, Ini 7 Cara Menghilangkan Stres yang Bisa Dilakukan di Rumah

Untuk gejala kejang, gejalanya sendiri bervariasi tergantung pada jenis kejang. Hal itu karena, epilepsi disebabkan oleh aktivitas tertentu di otak, sehingga kejang dapat memengaruhi proses otak apa pun. Gejala kejang mungkin termasuk:

  1. Bingung sementara
  2. Tatapan kosong
  3. Otot kaku
  4. Gerakan menyentak lengan dan kaki yang tidak terkendali
  5. Kehilangan kesadaran
  6. Gejala psikologis seperti ketakutan, kecemasan atau deja vu.

Terkadang orang dengan epilepsi mungkin mengalami perubahan dalam perilaku mereka. Mereka juga mungkin memiliki gejala psikosis. Namun kebanyakan orang dengan epilepsi cenderung memiliki jenis kejang yang sama, gejala biasanya mirip dari episode ke episode.

Di sisi lain, kejang dapat dipicu oleh hal-hal di lingkungan. Pemicu kejang tidak menyebabkan epilepsi, tetapi mereka dapat memicu kejang pada orang yang menderita epilepsi. 

Kebanyakan orang dengan epilepsi tidak memiliki pemicu yang selalu menyebabkan kejang. Namun, mereka sering dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang membuatnya lebih mudah untuk mengalami kejang. Kemungkinan pemicu kejang termasuk:

Ilustrasi Scotch whisky/minuman beralkohol.

Photo :
  • Freepik/rawpixel.com
  • Alkohol
  • Lampu berkedip
  • Penggunaan narkoba secara ilegal
  • Melewatkan dosis obat anti kejang atau mengonsumsi lebih dari yang ditentukan
  • Kurang tidur
  • Perubahan hormon selama siklus menstruasi
  • Stres
  • Dehidrasi
  • Telat makan
  • Penyakit
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut