Kenali Manfaat dan Pentingnya Imunisasi Lengkap untuk Anak

Ilustrasi imunisasi bayi
Sumber :
  • ist

img_title Komdigi Tegur YouTube Imbas Bigmo Promosikan Vape Libatkan Anak di Bawah Umur

“Keuntungan imunisasi yang berikutnya adalah lintas kelompok, jadi kalau kita berikan imunisasi di kelompok anak maka ini akan memutus transmisi penyakit ke kelompok dewasa sehingga dewasa pun akan terlindungi,” tambahnya. 

Manfaat lain dari imunisasi adalah bahwa itu dapat mencegah lebih dari 26 penyakit berbeda, termasuk penyakit yang serius seperti polio dan campak. Ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga membantu mengurangi resistensi antibiotik dengan mencegah penyakit pada tahap awal.

img_title Dulu Jadi Korban Perdagangan, Kini Orangutan Wenda Lahirkan Anak di Hutan Aceh

Dengan meningkatkan cakupan imunisasi secara global, kita dapat menyelamatkan lebih dari 1,5 juta nyawa setiap tahunnya. Bayangkan dampak positif yang bisa kita berikan dengan mendukung pentingnya imunisasi lengkap.

Jadi, mari bersama-sama memahami dan mendukung imunisasi lengkap sebagai dasar dari sistem kesehatan yang kuat. Dengan melakukan imunisasi terhadap anak, kita tidak hanya melindungi diri kita sendiri, tetapi juga membantu melindungi orang-orang di sekitar kita dari penyakit yang dapat dicegah. 

img_title Bigmo Promosi Vape ke Anak di Bawah Umur, Sahroni: Harus Ditangkap!

Jadwal Imunisasi Lengkap

Berikut ini jadwal imunisasi lengkap saat ini di Indonesia, mulai dari anak itu lahir selama 24 jam kehidupannya hingga usia kelas 6 SD di mana murid perempuan akan mendapatkan vaksin HPV. 

Jadwal Imunisasi Lengkap Anak

Photo :
  • Kemenkes

Tips Mengurangi Rasa Sakit Imunisasi

Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (DAI) Prof. Dr. dr. Hartono

Photo :
  • VoxPop/Trisya Frida

Menghadapi rasa sakit saat imunisasi adalah tantangan umum yang dihadapi oleh banyak orang, terutama anak-anak dan bayi. Dalam upaya untuk membuat proses imunisasi lebih nyaman, berikut ini langkah-langkah tepat dapat mengurangi ketidaknyamanan dan meningkatkan toleransi terhadap prosedur tersebut. Tips ini dijelaskan langsung oleh Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (DAI) Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, SP.A.

1. Beri ASI Sebelum Imunisasi

Sebelum diimunisasi, bayi itu perlu disusui dengan ASI atau susu formula jika memang sudah tidak minum ASI. Sehingga, perut bayi yang sudah kenyang dan mereka tidak kelaparan. 

2. Letakkan Dalam Posisi yang Nyaman

Untuk bayi, posisinya bisa dipangku, sementara yang lebih besar bisa sambil duduk dan remaja dewasa bisa dengan posisi tidur. 

3. Dialihkan Perhatiannya

Perhatian anak yang akan diimunisasi bisa dialihkan perhatiannya agar tidak takut. Misalnya dikasih mainan atau sesuatu yang ia sukai dan baru kemudian bisa disuntik. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut