Ketahui 7 Manfaat Dahsyat Olahraga Lari: Bukti Sukses Charity Fun Run 2024

Olahraga lari
Sumber :
  • Teleperformance Indonesia

Namun penelitian menunjukkan bahwa biasanya yang terjadi adalah sebaliknya. Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2021 di JBMR Plus menilai pemindaian kepadatan mineral tulang yang dilakukan dengan jarak 10 tahun pada pelari cepat berusia antara 40 dan 85 tahun. Peneliti menemukan bahwa mereka yang berlari secara teratur mempertahankan dan bahkan meningkatkan kepadatan tulang mereka dari waktu ke waktu. Sementara itu, mereka yang mengurangi latihan mereka melihat penurunan kesehatan tulang.

img_title 8 Dancer Muda Indonesia Sabet Juara 3 pada Kejuaraan Dance Asia di Singapura

Stres akibat berlari memacu tulang Anda untuk beradaptasi dan menjadi lebih kuat, jelas penulis utama studi Tuuli Suominen, PhD, seorang peneliti di Universitas Jyvaskyla di Finlandia.

Namun, penting untuk memulai dengan latihan yang tidak terlalu intens dan meningkatkan kecepatan lari secara perlahan, tambahnya. Jika Anda meningkatkan jarak tempuh dan intensitas terlalu cepat, tulang mungkin tidak beradaptasi dengan cukup cepat, sehingga meningkatkan risiko cedera. Penelitian menunjukkan bahwa memasukkan latihan kekuatan dengan foam rolling ke dalam rutinitas juga dapat membantu menurunkan risiko cedera.

img_title Indonesia Jaga Asa di M15 Men's World Tennis Championship 2026

5. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

Sebagai bentuk aktivitas fisik, berlari dapat membantu mencegah kondisi kronis seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan banyak jenis kanker, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

img_title Langkah Rasa 2026 Tantang Pelari Tak Sekadar Kejar Finis, Tapi Juga Jelajahi Kuliner Nusantara

Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 1.000 orang dewasa menunjukkan bahwa pelari memiliki risiko 28 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 selama periode tindak lanjut rata-rata 6,5 ​​tahun, dibandingkan dengan mereka yang bukan pelari. “Lari secara teratur juga bermanfaat untuk manajemen berat badan,” imbuh Walrod. “Hal itu sering kali menciptakan efek berantai yang bermanfaat bagi kesehatan Anda.”

6. Panjang Umur

Lari dapat memperpanjang hidup Anda dengan meningkatkan kesehatan dan menurunkan risiko penyakit kronis. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa pelari umumnya memiliki risiko kematian dini yang lebih rendah sebesar 25 hingga 40 persen, dibandingkan dengan mereka yang bukan pelari. Selain itu, pelari cenderung hidup tiga tahun lebih lama daripada mereka yang bukan pelari.

7. Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi perut rata dari proses menurunkan berat badan.

Photo :
  • Freepik: drobotdean

Aktivitas aerobik seperti lari dapat membakar banyak kalori — antara 240 dan 336 dalam 30 menit dengan kecepatan 5 mil per jam, menurut perkiraan dari Harvard Health. Meningkatkan intensitas juga meningkatkan pembakaran kalori Anda.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut