Intervensi Nutrisi Tingkatkan Kesehatan Anak yang Kekurangan Gizi
- VoxPop.co.id/Muhamad Solihin
Jakarta, VoxPop – Untuk pertama kalinya, analisis ekonomi kesehatan (Health Economic Analysis) terkait intervensi nutrisi menggunakan formula padat nutrisi (Nutrient-Dense Formula/ NDF) berbasis data untuk menangani masalah malnutrisi anak di Indonesia dipresentasikan di forum internasional.
Penelitian berjudul Cost-Utility Analysis of Nutrient-Dense Supplementation in Undernourished Children in Indonesia dipresentasikan oleh Muh. Akbar Bahar, PhD dari Universitas Hasanuddin di International Society for Pharmacoeconomics and Outcomes Research (ISPOR) yang diselenggarakan di Barcelona, Spanyol, pada November 2024lalu.
ISPOR merupakan sebuah forum yang menjadi wadah untuk mempertemukan para ahli ekonomi dari seluruh dunia yang membahas penelitian terbaru di bidang ekonomi kesehatan dan Health Economics and Outcomes Research (HEOR). Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.
Siswa SDN Tugu sedang menyantap nasi kotak dalam uji coba program makan bergizi gratis di SDN Tugu, Kamis, 25 Juli 2024.
- VoxPop.co.id/Fajar Sodiq (Solo)
Dalam riset tersebut menunjukkan bahwa intervensi NDF selama 90 hari sebanyak 400 kcal/hari yang kaya akan zat besi, protein dan mikronutrien dapat menjadi solusi inovatif untuk menangani malnutrisi anak di Indonesia, sekaligus memberikan manfaat signifikan dari segi biaya dan kesehatan.
Muh Akbar mengungkap melalui penelitian ini dapat diketahui bahwa intervensi nutrisi tidak hanya meningkatkan kesehatan anak yang kekurangan gizi, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi Indonesia, seperti peningkatan kualitas hidup masyarakat dan efisiensi sistem kesehatan.
"Dengan prevalensi stunting di Indonesia yang masih di angka 21,6 persen pada tahun 2022, di mana jumlah anak yang kurang gizi cukup tinggi, kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan berbasis data untuk memperkuat penanganan malnutrisi di Indonesia,” paparnya seperti dikutip dari keterangan resminya, Sabtu 14 Desember 2024.
Ilustrasi PEKASAZI (Pembentukan Keluarga Sadar Gizi).
- vstory
Pemberian suplemen padat nutrisi (Nutrient-Dense Formula/NDF) pada anak-anak dengan gangguan gizi terbukti sebagai strategi yang efektif dan efisien dari segi biaya dalam mendukung perbaikan status gizi di Indonesia.
Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi tersebut dapat membantu menurunkan prevalensi stunting, wasting (berat badan rendah dibanding tinggi badan), dan underweight (berat badan rendah dibanding usia).
Selain manfaat tersebut, pemberian NDF juga terbukti memberikan dampak yang signifikan, termasuk mengurangi risiko komplikasi kesehatan akibat gangguan nutrisi, seperti tuberkulosis (TB), pneumonia, diare, dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).
