Cegah Penyakit Katarak Sejak Dini, IDI Kabupaten Blora Berikan Informasi Pengobatan
- dragonimages dari Freepik
4. Penggunaan obat tertentu
Selain proses penuaan dan diabetes, jika Anda sering mengonsumsi obat tertentu dapat mengakibatkan penyakit mata katarak. Penggunaan obat kortikosteroid dalam jangka panjang dapat memicu perubahan pada lensa mata dan meningkatkan risiko katarak.
Apa saja jenis obat yang bisa dikonsumsi bagi penderita penyakit katarak?
Penderita katarak memiliki beberapa pilihan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengelola gejala dan memperlambat perkembangan penyakit. Berikut adalah obat yang direkomendasikan oleh IDI terhadap penyakit katarak:
1. Obat Lanosterol
Penelitian menunjukkan bahwa obat tetes mata lanosterol dapat meningkatkan kejernihan lensa mata karena senyawa sterol ini diyakini dapat meluruhkan gumpalan protein yang menyebabkan katarak pada lensa mata.
2. Obat N-acetylcarnosine (NAC)
NAC adalah obat tetes mata yang mengandung protein L-carnosine, yang berfungsi sebagai antioksidan. Menurut beberapa penelitian, NAC memiliki kemampuan untuk menghentikan proses penggumpalan protein di lensa mata.
3. Obat Atropin
Tetes atropin adalah obat tetes yang digunakan sebelum operasi katarak untuk meminimalkan sindrom iris floppy pada pasien yang mengonsumsi Flomax untuk prostatisme.
Meskipun ada beberapa obat yang mungkin membantu memperlambat perkembangan katarak atau mengurangi gejala, tidak ada obat yang dapat menyembuhkan katarak secara permanen. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala katarak, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.
