7 Makanan yang Sebaiknya Dihindari oleh Penderita Asam Urat

Ilustrasi Makanan yang memiliki Fosfor
Sumber :
  • pexels.com/Vanessa Loring

Minuman beralkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang memperburuk kristalisasi asam urat di sendi. Penderita asam urat sebaiknya menghindari konsumsi alkohol, terutama bir, dan memilih air putih atau jus buah segar sebagai alternatif.

img_title Timwas Haji Bilang Jemaah Keluhkan Kurangnya Asupan Sayur dalam Menu Makanan

4. Makanan yang Mengandung Gula Fruktosa Tinggi

Gula fruktosa, yang banyak ditemukan dalam makanan dan minuman manis, dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Fruktosa dapat merangsang tubuh untuk menghasilkan lebih banyak asam urat.

img_title Timwas Haji Ungkap Kendala Pelaksanaan Haji 2026, Salah Satunya soal Distribusi Makanan

Oleh karena itu, penderita asam urat disarankan untuk menghindari minuman manis, soda, dan makanan yang mengandung pemanis buatan tinggi fruktosa, seperti sirup jagung tinggi fruktosa. Sebagai pengganti, lebih baik mengonsumsi makanan yang tidak mengandung gula tambahan atau memilih pemanis alami seperti madu dalam jumlah terbatas.

5. Sayuran yang Mengandung Purin Tinggi

img_title Timwas Haji DPR Tegaskan Makanan Jemaah Tak Boleh Diganti dengan Pop Mie

Beberapa sayuran mengandung purin, meskipun dalam jumlah yang lebih rendah dibandingkan dengan daging atau makanan laut. Namun, bagi penderita asam urat, penting untuk memperhatikan jenis sayuran yang dikonsumsi. Sayuran seperti bayam, asparagus, dan kacang polong memiliki kandungan purin yang cukup tinggi dan dapat meningkatkan kadar asam urat.

Meskipun sayuran ini tetap kaya akan vitamin dan serat, konsumsi mereka sebaiknya dibatasi dalam pola makan penderita asam urat. Sebagai alternatif, pilih sayuran lain yang rendah purin, seperti brokoli, wortel, dan selada.

6. Jeroan (Organ Meat)

Jeroan, seperti hati sapi, ginjal, dan otak, adalah makanan yang sangat tinggi purin. Mengonsumsi jeroan dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh, yang dapat menyebabkan serangan gout.

Jeroan juga cenderung tinggi kolesterol dan lemak jenuh, yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan secara keseluruhan. Penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan ini sepenuhnya untuk mengurangi risiko serangan asam urat.

7. Makanan yang Diproses dan Mengandung Lemak Trans

Makanan olahan yang mengandung lemak trans, seperti makanan cepat saji, makanan ringan kemasan, kue kering, dan margarin, dapat memperburuk gejala asam urat. Lemak trans dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh dan memperlambat proses pembuangan asam urat melalui ginjal.

Makanan yang diproses juga sering kali mengandung kadar garam tinggi, yang dapat menyebabkan penumpukan cairan dan memperburuk gejala asam urat. Sebagai alternatif, pilih makanan yang segar dan alami serta sumber lemak sehat, seperti alpukat atau minyak zaitun.

Ilustrasi sambal

Deretan Makanan Khas Indonesia yang Ngetren di Dunia, Ada Satu yang Lagi Viral

Kuliner Indonesia terus menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Kekayaan rempah, teknik memasak yang beragam, serta cita rasa yang khas membuat makanan enak.

img_title
VoxPop.co.id
6 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut