Alarm 2035! Aging Population Mengintai, Jangan Remehkan Imunisasi Jika Tak Mau Repot di Hari Tua!
- IVAXCON
Jakarta, VoxPop – Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan, dr. Prima Yosephine, MKM menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dan sinergi untuk menghadapi tantangan imunisasi. Perlu diketahui, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada tahun 2024 adalah 87,3 persen dan antigen baru seperti PCV dan RV adalah 86,6 persen, cakupan ini masih dibawah target untuk terbentuknya herd immunity.
dr Prima mengatakan, ada banyak faktor yang mempengaruhi belum terpenuhinya target terbentuknya herd immunity. "Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat tentang pentingnya imunisasi dan adanya hoaks atau misinformasi yang menjadikan masih banyaknya wilayah di Indonesia dengan cakupan imunisasi dasar lengkap yang rendah," kata dr Prima dalam sambutannya di acara Indonesian Vaccine Convention (IVAXCON) 2025 yang digelar pada 26-27 April 2025 di Jakarta.
Untuk itu, lanjut dr Prima, dalam rangka memperingati Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2025, pihaknya mengajak semua untuk bersama-sama bergandengan tangan, memperkuat sinergi dan kolaborasi, untuk mensukseskan program imunisasi.
"Salah satu cara paling sederhana bagi kita sebagai tenaga kesehatan adalah dengan selalu menanyakan status imunisasi bayi atau anak dalam setiap kesempatan, bukan hanya saat akan mendapatkan imunisasi. Dengan cara ini, kita dapat melindungi generasi bangsa, karena anak-anak yang tumbuh sehat hari ini merupakan pondasi bagi lahirnya generasi pemimpin yang tangguh di masa mendatang,” ujar dr. Prima.
Senada dengan hal itu, Managing Director PT. Merck Sharp & Dohme Indonesia (MSD Indonesia), George Stylianou menyampaikan, "Di era digital yang penuh tantangan informasi, IVAXCON bukan sekadar forum ilmiah, melainkan gerakan kolektif berbasis ilmu sains yang mempertemukan para ahli dan tenaga kesehatan untuk memperkuat ekosistem imunisasi nasional. Di MSD, kami percaya bahwa sangat penting untuk tenaga kesehatan memiliki bekal ilmu pengetahuan terkini dan pemahaman mendalam untuk menjadi agen perubahan yang mampu menghubungkan masyarakat dengan pengetahuan serta layanan kesehatan. Apa yang kita inisiasi di IVAXCON 2025 adalah salah satu wujud komitmen MSD untuk mendukung para tenaga kesehatan untuk mendapatkan akses terhadap pembaharuan terkini terkait pengetahuan kesehatan terutamanya imunisasi." katanya.
