Setengah Penduduk Jakarta Malas Bergerak, Ini Risiko Penyakit yang Mengintai
- Pexels/Bruce Mars
Program ini hadir melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial, lokakarya daring, kompetisi berbasis aplikasi seluler, hingga acara publik di beberapa kota. Fokus kampanye ini adalah membangun kebiasaan hidup sehat di kalangan anak muda dengan meningkatkan konsumsi pangan lokal bergizi seimbang dan mendorong aktivitas fisik teratur.
“WFP mendukung gizi seimbang dan gaya hidup aktif melalui strategi perubahan perilaku dan sosial yang berbasis bukti. Lokakarya daring dan kampanye Si Paling Megang mencerminkan upaya ini,” ucap Jaakko Valli, Deputy Country Director WFP Indonesia.
“Kampanye digital ini telah melibatkan lebih dari 3 juta anak muda. Dalam upaya menuju Indonesia Emas 2045, investasi dalam kesehatan anak muda sangatlah penting. Kami bangga dapat mendukung prioritas nasional ini dengan melibatkan keahlian global kami di bidang gizi,” imbuhnya.
