Kenali Delapan Ciri Anak Berbakat
- VoxPop.co.id/Ikhwan Yanuar
VoxPop.co.id –Semua anak punya kecerdasan dan kepandaian yang beda antara satu anak dengan lainnya. Tapi terkadang, seorang anak mungkin menunjukkan ciri-ciri kecerdasan di luar dari biasanya. Jika buah hati Anda menunjukkan tanda-tanda ini, kemungkinan Anda dianugerahi anak berbakat.
Berikut delapan ciri-ciri anak berbakat menurut psikolog keluarga dan pernikahan serta Asosiasi Nasional Anak Berbakat Amerika Serikat seperti dilansir laman The Asian Parent.
Sudah bisa membaca sebelum mulai sekolah
Anak berbakat biasanya bisa belajar sendiri bagaimana membaca dan menulis sehingga mereka bisa membangun kemampuan ini bahkan sebelum memulai pendidikan usia dini. Anak berbakat menganggap membaca sebagai cara untuk mengumpulkan informasi daripada untuk hiburan.
Menunjukkan banyak perbedaan sejak kecil
Seringkali anak seperti ini sangat energik, sering menanyakan pertanyaan menyelidik, dan jarang sekali sulit tidur. Mereka juga sering melewati masa pertumbuhan lebih cepat dibanding anak-anak seusia mereka. Anak berbakat juga menunjukkan tingkat kewaspadaan yang tidak biasa, bahkan pada bayi.
Kosakata lebih banyak daripada anak seusianya
Mereka juga tertarik pada beragam topik, dari rasa penasaran yang biasa hingga ke tingkat keingintahuan yang lebih tinggi lagi. Mereka sangat haus informasi dan sangat tajam terhadap informasi baru.
Sulit berteman dengan anak seusianya
Mereka seringkali merasa frustasi ketika bermain dengan teman seusianya karena perbedaan tingkat perkembangan intelektual. Hal ini bisa menjadi tantangan bagi orangtua karena harus menjadi teman bermainnya atau membiarkan buah hatinya bermain dengan anak yang lebih dewasa dengan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi atau sama.
Tangkas dalam menggali informasi
Anak-anak seperti ini biasanya memilki ingatan fotografik yang memberikan mereka kemampuan untuk mengingat hingga detail terkecil mengenai peristiwa atau informasi yang mungkin terlewatkan orang lain.
Memiliki kemampuan untuk fokus, bahkan di usia dini
Mereka akan menaruh perhatian lebih lama dan menunjukkan konsentrasi tinggi dibanding anak-anak seusianya. Dan, mereka memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah secara kreatif. Tapi, mereka menunjukkan fokus hanya pada apa yang membuat mereka tertarik.
