Alimentaria 2018, Kopi Nusantara Makin Diminati di Eropa
- istimewa
VoxPop – Kopi Nusantara, dengan berbagai varian dan kualitas, sebenarnya sudah lama dikenal dan masuk pasar internasional. Namun, meningkatnya konsumsi kopi di berbagai negara seiring pergeseran gaya hidup menuju 'coffee lover', diyakini telah mendorong semakin meningkatnya minat dan permintaan terhadap kopi-kopi Tanah Air.
Ini terbukti dari antusiasme kalangan pelaku bisnis, utamanya para 'buyer' di Eropa, yang sengaja menemui untuk menjajaki kerja sama bisnis dengan Komunitas Kopi Nusantara (Kopinusa) di ajang pameran internasional Alimentaria 2018 di Barcelona, Spanyol, 16-19 April kemarin.
"Ini sinyal positif bagi Indonesia untuk meningkatkan market share kopi Nusantara, khususnya di daratan Eropa," ujar Iwan Manasa, Ketua Delegasi Kopinusa, dalam rilisnya, Jumat (20/4).
Alimentaria adalah pameran dagang yang diselenggarakan tiap dua tahun di Fira de Barcelona, Gran Via, yang berlokasi tepat di jantung ibu kota Katalunya - Spanyol. Lebih dari sekadar eksibisi, Alimentaria adalah benchmark perkembangan terkini industri makanan dan minuman dunia. Ia sekaligus menjadi pusat pertemuan bisnis yang melibatkan produsen dan konsumen, pedagang dan pembeli serta eksportir dan importir.
Dengan dukungan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI, Kopinusa hadir sebagai salah satu partisipan Alimentaria 2018, yang seluruhnya diikuti 3.500-an peserta dari 65 negara. Dari Indonesia, ada delapan partisipan yang dikoordinir oleh Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Barcelona dan Atase Perdagangan KBRI Spanyol. Kopinusa sendiri membawa sejumlah sampel kopi Nusantara dengan berbagai varian dan daerah asal. Di antaranya kopi arabika Manggarai dan Bajawa Flores, Osibil Papua, Rinjani Lombok, Toraja, Wonosobo Jawa Tengah, Kerinci Jambi, robusta Bengkulu, hingga arabika Gayo Aceh.
![]()
Iwan Manasa menuturkan, selain kopi biji kategori green bean dan roasted bean, Kopinusa juga membawa sampel produk kopi kapsul single origin hasil produksi petani binaan dan anak-anak muda kreatif yang tergabung dalam SeKopi Tanah Air Kita.
"Kopi kapsul sengaja kami bawa untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak cuma jualan green bean, tapi juga bisa memproduksi dan menjual kopi dengan kemasan kapsul," ujarnya.
Dengan kopi kapsul, konsumen hanya tinggal memasukkan kepingan kapsul ke dalam mesin jenis Nespresso untuk menghasilkan secangkir kopi espresso dengan citarasa Nusantara.
