Kopi Indonesia Rambah Pasar Balkan Eropa

Kakao dan Kopi Indonesia.
Sumber :
  • Dokumentasi Kementerian Pertanian.

VoxPop – Kopi Indonesia merambah pasar di kawasan Balkan Eropa dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara sebuah produsen kopi Indonesia dan sebuah perusahaan Kroasia, menurut keterangan tertulis Kedutaan Besar RI di Zagreb, Kamis 11 November 2021

Perjanjian ekspor itu bernilai US$1,05 juta (sekitar Rp15 miliar) per tahun.

img_title Bentrokan Imigran di Ceuta, Presiden Komisi Eropa: Perangi Migrasi Ilegal, Memerlukan Solidaritas

“Ini untuk pertama kalinya kopi Indonesia akan tembus pasar negara Balkan dengan merek asli kopi Indonesia. Jadi Indonesia tidak lagi hanya menjual biji kopi mentah ke Eropa saja, namun betul-betul akan melakukan ekspor produk jadi kopi Indonesia ke Eropa,” kata Kuasa Usaha KBRI Zagreb, Elbanita Ruru.

Dia menegaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut menjadi bukti bahwa diplomasi ekonomi KBRI Zagreb tidak berhenti di masa pandemi COVID-19.

img_title Heboh Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya

Selain itu, kerja sama tersebut menjadi awal merambahnya kopi Indonesia ke negara-negara Balkan yang mencakup Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Albania, Bulgaria, Makedonia Utara, Montenegro, serta Turki.

“Keberhasilan penandatanganan MoU untuk ekspor kopi Indonesia ini diharapkan dapat mendorong perusahaan lain di Indonesia untuk dapat melirik potensi pasar negara-negara di kawasan Balkan, khususnya Kroasia,” ujar Elbanita.

img_title Kronologi Pilot Malaysia Kepergok Bawa 25 Kg Ekstasi ke Jakarta, Upahnya Bikin Geleng Kepala

KBRI Zagreb sendiri terus mendorong kegiatan diplomasi ekonomi di Kroasia yang disebutnya dapat menjadi pintu masuk ekspor Indonesia di negara-negara kawasan Balkan, kata dia.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Citra Usaha Anugerah Nikmatindo Maurice Manurung dan Direktur Pemasaran ICCA d.o.o Ivan Filipovic. Pihak ICCA d.o.o akan membeli produk kopi siap saji dari Citra Usaha sedikitnya 100 ton per tahun selama tiga tahun. (Ant/Antara)

Imigran Maroko Tiba di Pesisir Kota Ceuta

Gelombang Migran Ilegal Serbu Ceuta, Menlu Jerman Desak Komisi Eropa Lindungi Perbatasan

Hal itu menyusul masuknya migran ke wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta, sebagaimana yang dilaporkan surat kabar Jerman Bild pada Minggu, 2 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut