Langka, 3 Kuliner Tradisional Aceh Ini Cuma Ada Saat Ramadan

Sambai Oen Peugaga
Sumber :
  • VoxPop/Dani Randi

VoxPop – Saat Ramadan, banyak pedagang dadakan yang menjajakan berbagai menu makanan khas bulan puasa yang dijual untuk berbuka. Biasanya, mereka menjajakan berbagai jenis makanan, seperti gorengan, kurma, asinan, aneka mi dan lainnya.

img_title Selain Kurma, Ini 8 Buah Terbaik untuk Menu Berbuka Puasa agar Tubuh Segar dan Bertenaga

Namun, Indonesia yang begitu kaya akan kuliner lezat juga kerap memiliki sajian khas saat bulan puasa. Contohnya di daerah Aceh, ada beberapa makanan yang hadir secara khusus di bulan suci ini.

Dan di Aceh, ada kuliner yang hanya ada ketika Ramadan. Di samping nyaris tidak dijual di pasaran pada bulan-bulan biasa, orang-orang yang terampil mengolahnya juga sudah mulai jarang. Berikut ini tiga kuliner langka tersebut.

img_title Ide Menu Buka Puasa untuk Menurunkan Berat Badan, Sehat dan Bikin Kenyang Lebih Lama

1. Sambai oen peugaga

Bahan baku makanan ini terdiri dari racikan 44 dedaunan yang tumbuh hidup di Aceh. Diyakini, makanan ini menjadi favorit bagi indatu atau leluhur yang telah ada pada masa zaman kerajaan Aceh.

img_title 7 Ide Menu Buka Puasa Sehat untuk Menurunkan Berat Badan, Dijamin Mengenyangkan dan Kaya Nutrisi

Sambai oen peugaga, yang berarti sambal daun pegagan merupakan sajian kuliner yang sudah turun temurun dilestarikan. Meski berlabel sambal, makanan ini pada dasarnya menyerupai urap Aceh.

Sambai Oen Peugaga

Lalapan menu makanan tradisional yang unik tersebut, biasanya disantap dengan taburan kelapa parut. Rasa yang khas, membuatnya sering jadi menu yang digemari untuk berbuka puasa.

Setiap jenis daun yang digunakan dalam meracik sambai oen peugaga memiliki khasiat tersendiri. Jenis daun itu, di antaranya daun jeruk purut, mengkudu, peugaga, sigeuntot, lawah dan puluhan jenis  lainnya. Namun sekarang tak mudah mendapatkan 44 jenis daun itu, sehingga dijualnya pun hanya saat Ramadan tiba.

2. Kanji rumbi

Kuliner ini berbentuk seperti bubur ayam. Bahan baku utamanya adalah beras. Sebagai pendampingya, ada ayam, udang rebus, dan beragam rempah terbaik milik bumi Serambi Mekah. Sementara bumbunya, ada ketumbar, merica, jahe, pekak, adas manis, kayu manis, bawang merah, dan biji pala.

Kanji rumbi

Untuk menghasilkan Kanji Rumbi terbaik, beras disangrai sampai kuning dan ditumbuk halus. Langkah berikutnya, beras direbus hingga menjadi bubur.

Di dalam rebusan bubur tersebut, bumbu lalu dimasukkan dalam keadaan terbungkus kain tipis. Serupa beras, ayam juga direbus hingga empuk. Bila semua sudah matang, lalu disajikan dengan taburan bawang goreng. Kadang untuk menambah kelezatan, bisa ditambah suwiran ayam atau udang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut