9 Macam Kopi, Nomor 7 Jadi Favorit Kaum Milenial
- VoxPop/Purna Karyanto
4. Kopi Jamaika
Di Benua Amerika lainnya, negara penghasil kopi sendiri adalah Jamaika. Kopi Jamaika punya kopi populer yang bernama Jamaica Blue Mountain.
Kopi ini terasa ringan, tidak pahit, dan terasa seperti krim. Kopi Jamaika ini punya rasa kelas premium yang membuat harganya juga mahal.
5. Kopi Gesha
Kopi Gesha adalah varian kopi yang sangat unik dan menarik, Toppers. Menurut para pecinta kopi jenis kopi yang satu ini memiliki cita rasa yang super dan luar biasa.
Kopi ini menghasilkan aroma jasmine dengan rasa buah-buahan seperti blueberry. Mangga, pepaya, dan jeruk
6. Kopi Liberika
Jenis biji kopi ini merupakan pengembangan dari Arabika dan pernah juga dicoba dibudidayakan di Indonesia karena lebih tidak rentan hama dibanding Arabika. Kopi Liberika kurang diminati oleh para petani kopi karena bobot biji kopi keringnya hanya 10% dari bobot kopi basah.
7. Kopi Gayo
Kopi Gayo merupakan salah satu komoditas ekspor kategori kopi spesial asal Indonesia yang banyak diminati di mancanegara. Jenis biji kopi ini adalah Arabika yang dibudidayakan di Dataran Tinggi Gayo, Aceh. Kopi ini memiliki cita rasa yang gurih serta aroma yang harum dan khas.
8. Kopi Toraja
Jenis biji kopi ini datang dari Tana Toraja dan Enrekang yang berbukit-bukit serta memiliki dataran rendah yang cocok ditanami kopi Arabika (70%) dan Robusta (30%). Kopi Toraja dikenal dengan cita rasa dan aromanya yang khas. Selain itu, kopi ini juga memiliki rasa yang kompleks serta kekentalan yang kuat.
9. Kopi Luwak
Kopi Luwak merupakan jenis biji kopi yang unggul akibat adanya proses alamiah yang dialami biji kopi itu sendiri setelah tidak lagi berada di pohonnya. Ya, biji kopi dimakan oleh musang luwak, diproses melalui sistem pencernaan hewan tersebut, serta mengalami proses fermentasi selama kurang lebih 12 jam dalam perut musang luwak.
Biji kopi tersebut keluar dari tubuh luwak sebagai feses, tapi dipanen oleh petani kopi Luwak dan diolah agar aman diminum oleh manusia. Proses fermentasi in dipercaya membuat biji kopi Luwak memiliki aroma khas yang tidak bisa tergantikan oleh pemrosesan kopi oleh mesin sekalipun.
