6 Fakta Mengejutkan Tentang Diabetes yang Jarang Diketahui, Boleh Konsumsi Gula dan Makanan Manis?
- kuprevich dari Freepik
4. Tidak Dianjurkan Makan Sering dalam Porsi Kecil
Ilustrasi sedang makanan.
- Pexels/Rachel Claire
Banyak penderita diabetes disarankan untuk makan dalam porsi kecil namun sering. Tujuannya untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Sayangnya, cara tersebut salah kaprah. Faktanya, pengidap diabetes lebih dianjurkan mengikuti pola makan dengan jeda rentang waktu tertentu. Hal ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengatasi akar penyebab diabetes.
Pastikan asupan makan Anda kaya protein, serat, dan lemak sehat. Atur juga ukuran porsi agar kadar gula darah tidak melonjak tiba-tiba.
5. Penderita Diabetes Boleh Konsumsi Makanan Manis
Ilustrasi konsumsi permen dan makanan manis berlebih
- Freepik: wayhomestudio
Makanan manis jadi hal yang harus dihindari para pengidap diabetes. Lagi-lagi, informasi tersebut tidak sepenuhnya valid.
Faktanya, penderita diabetes masih boleh mengonsumsi makanan maupun minuman manis. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan.
Bukan kandungan gula pada makanan manis yang glukosa melonjak melainkan karbohidrat. Alhasil, penting mengendalikan asupan karbohidrat dan menyeimbangkannya dengan zat lain yang dibutuhkan tubuh.
Anda dapat memilih makanan rendah karbohidrat. Tak lupa konsumsi serat, protein, dan lemak sehat guna mengantisipasi lonjakan gula darah.
6. Gula Aren dan Madu Bukan Alternatif yang Baik
Gula aren dan madu sering dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat daripada gula putih. Namun, perpaduan kedua bahan tidak ideal bagi penderita diabetes.
Meskipun tergolong gula alami, gula aren dan madu mengandung banyak karbohidrat. Artinya berpotensi meningkatkan kadar gula darah secara signifikan. Penderita diabetes harus selalu memantau setiap mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat agar gula darah tetap terkontrol.
