Mengenal Roti Labu Kuning yang Kini Jadi Primadona di Dunia Bakery
- ist
Ilustrasi Roti
- ist
“Kami memilih bahan-bahan berkualitas tinggi dan mengolahnya menggunakan teknik khusus sehingga memungkinkan produk kami memiliki karakteristik yang khas. Sourdough-based Bakery, misalnya, dibuat melalui proses fermentasi yang membutuhkan waktu lebih dari satu hari sehingga menghasilkan tekstur yang khas dan cita rasa premium. Sementara itu, Pumpkin Doughnuts merupakan produk artisan yang tidak hanya lezat dan unik secara rasa, tetapi juga lebih sehat,” ujar Chef Ibnu Pratama, kepala produksi Humble Baker.
Selain menawarkan produk untuk konsumen ritel, Humble Baker juga mengembangkan model bisnis Business-to-Business (B2B) yang memungkinkan distribusi produk artisan berkualitas tinggi ke berbagai kafe, restoran, dan institusi besar lainnya. Dengan demikian, kehadiran Humble Baker tidak hanya menambah variasi pilihan bagi konsumen, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan ekosistem bakery di Indonesia.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari investor seperti Deddy Corbuzier, semakin memperkuat posisi Humble Baker di industri ini.
“Sudah saatnya Indonesia memiliki produk bakery artisan lokal yang bukan hanya dapat dinikmati siapa saja, tetapi juga mampu mendongkrak standar kualitas bakery di Indonesia. Saya melihat tim ini memiliki visi yang jelas, keahlian yang solid, dan strategi bisnis yang matang. Oleh karena itu, saya mendukung penuh perjalanan Humble Baker untuk menjadi brand bakery yang diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan internasional,” ujar Deddy Corbuzier.
