Tinggi di Indonesia, Perkawinan Anak Disebut Sebagai Tindak Kekerasan
- Pixabay
"Nantinya kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dibagi dalam beberapa acara, seperti Kelas Instagram Live Akademi Mimpi, Kelas WhatsApp Group (khusus orangtua), Sesi Curhat Live, Lomba Menulis, workshop Kelas Berani Usaha memproduksi masker, dan Deklarasi Mimpi yang dilakukan di 9 provinsi terpilih," kata dia.
Menurut Kate, keberlanjutan masa depan Indonesia terletak pada anak-anak Indonesia. Dengan fakta masih tingginya angka perkawinan anak di Indonesia, sudah seharusnya ini menjadi perhatian kita bersama.
"Diharapkan dengan hadirnya gerakan ini akan lebih banyak anak yang terhindar dari perkawinan anak. Bersama kita lindungi dan jaga hak anak Indonesia karena pada mereka lah bergantung masa depan bangsa. Tolak perkawinan anak dengan tegas, dukung anak dapatkan haknya untuk bermain, belajar, dan mencapai mimpinya demi masa depan yang lebih baik," tutur Kate Shanahan.
