Jaga Imunitas Hingga Cegah Obesitas, Yuk Ajak Anak Konsumsi Serat

Ilustrasi makanan bayi.
Sumber :
  • Pixabay/Ben_Kerckx

Selain itu, pola makan dengan serat yang cukup juga mencegah anak mengalami sembelit (konstipasi) dan dapat meningkatkan sistem daya tahan tubuh.

img_title Lawan Food Noise, Inovasi Medis Ini Bantu Penderita Obesitas Turunkan Berat Badan

"Sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit tidak menular seperti obesitas di kemudian hari," tuturnya.

Sumber serat

img_title Ahli Ungkap Obesitas Perlu Ditangani dengan Pendampingan

Ahli Nutrisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. DR. Dr. Saptawati Bardosono, MSc.,mengatakan, orang tua perlu memiliki pengetahuan yang cukup serta kejelian dalam memilih dan memberikan makanan yang berserat tinggi kepada anak agar dapat mendukung mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Cara mudah untuk memastikan anak mendapat cukup serat adalah dengan memperkenalkan anak dengan berbagai jenis serat, hingga membiasakan konsumsi makanan berserat. 

img_title Obesitas Makin Mengkhawatirkan, Dokter Mulai Gunakan Metode Ini

"Beberapa pilihan jenis makanan berserat antara lain buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga makanan yang diperkaya serat. Beberapa contoh makanan kaya serat, yaitu: sereal sarapan dari gandum utuh, roti gandum dan oats, barli dan gandum hitam," kata perempuan yang akrab disapa Prof. Tati itu.

Photo :
  • U-Report

Serta, jenis buah-buahan seperti pir, melon dan jeruk. Lalu, sayuran seperti brokoli, wortel, dan jagung manis. Tak lupa juga sumber kacang-kacangan seperti kacang polong, buncis dan pulses; kacang dan biji-bijian, serta kentang dengan kulitnya.

Kebutuhan serat

Penelitian lain menunjukkan bahwa 9 dari 10 anak kekurangan asupan serat, dimana rata-rata anak Indonesia usia 1-3 tahun hanya memenuhi ¼ (seperempat) atau rata-rata 4,7 gram per hari dari total kebutuhan hariannya. Jumlah ini masih jauh di bawah angka kecukupan gizi (AKG) yang direkomendasikan, yaitu 19 gram serat setiap harinya.  

Penting bagi si Kecil mengkonsumsi serat dalam jumlah cukup sesuai AKG yang telah ditentukan berdasarkan kelompok umur. Untuk anak usia 1-3 tahun, dibutuhkan setidaknya 19 gram serat setiap hari. Jumlah ini umumnya cukup sulit dipenuhi melalui makanan yang mereka konsumsi sehari-hari dalam sekali makan.

Oleh karenanya, dalam merencanakan pola makan serat sesuai kebutuhan anak, selain harus bisa menentukan jenis dan jumlah (porsi) asupan serat, orang tua sebaiknya juga dapat mengatur jadwal makan serat untuk membiasakan anak menyantap makanan yang kaya kandungan serat dalam beberapa kali sehari. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut