5 Selebriti Dunia yang Sampai Kini Masih Mendukung Palestina
- aceshowbiz
2. Zayn Malik
Zayn Malik
- Instagram/zayn
Penyanyi Inggris dan mantan anggota One Direction Zayn Malik telah menunjukan dukungannya untuk Palestina beberapa kali melalui akun media sosial pribadi.
Selama pemboman yang dilakukan Israel di Gaza pada tahun 2014, penyanyi itu men-tweet tagar "#FreePalestine" ke jutaan pengikutnya di Twitter, dan sebagai hasilnya dia menerima banyak pelecehan. Namun, sebagian juga memuji penyanyi itu karena dianggap berani menyuarakan perdamaian.
Kemudian, pada Mei 2021, penyanyi Malik kembali memposting infografis terperinci di Instagram berjudul "Apa yang terjadi di Sheikh Jarrah."
Dalam keterangannya, Malik mengatakan bahwa dia berdiri bersama rakyat Palestina dan mendukung perlawanan mereka terhadap penjajahan Israel.
“Hati saya nyesek melihat keluarga kehilangan orang yang dicintai. Kami tidak bisa berdiri sebagai saksi bisu anak-anak yatim piatu dan dibunuh dan tidak menuntut hak asasi semua orang Palestina. Ini harus berakhir. Free Palestine,” tulisnya
3. Dua Lipa
Dua Lipa.
- Instagram @dualipa
Penyanyi dan penulis lagu Dua Lipa menyuarakan dukungannya untuk Palestina selama serangan Israel tahun 2021 terhadap Gaza. Lipa membagikan sejumlah posting tentang apa yang terjadi pada penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem yang direbut Israel.
“Pembersihan etnis rakyat Palestina harus diakhiri. GAK BISA DIBIARIN!! Ini adalah masalah hak asasi manusia!! WOI BANGUN!!,” tulisnya.
Pada tahun 2021 lalu, Penyanyi Dua Lipa meluapkan kemarahannya kepada sebuah organisasi yang menjelek-jelekkan namanya karena dukungannya terhadap Palestina. Kelompok yang bernama "The World Value Network" tersebut membayar iklan satu halaman penuh di The New York Times untuk memfitnah dirinya anti-Semit.
Seperti dilansir dari Al Arabiya English, dalam iklan yang muncul di bagian utama koran pada Sabtu, 22 Mei 2021, seorang Rabbi Shmuley Boteach, kepala The World Value Network, menyebut Lipa, dan model Bella dan Gigi Hadid sebagai tiga "mega-influencer" yang menuduh Israel sebagai etnis pembunuh dan memfitnah Negara Yahudi.
Penyanyi peraih Grammy itu menanggapinya dengan mengeluarkan pernyataan yang mengecam iklan tersebut dan apa yang disindirnya.
"Saya benar-benar menolak tuduhan palsu dan mengerikan yang dipublikasikan hari ini di iklan New York Times yang dikeluarkan oleh World Values ??Network," bunyi pernyataan itu.
