Polri Bongkar Fakta di Balik Penangkapan WN Palestina, Bukan Aktivis, tapi Buronan Terorisme

Sekretaris NCB Interpol Brigjen Pol. Untung Widyatmoko.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VoxPop – Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri meluruskan informasi yang beredar terkait penangkapan warga negara Palestina, Abdul Karim Raed Miqdad, yang kemudian dideportasi dari Indonesia ke Siprus.

img_title Detik-detik Power Bank WN China Terbakar di Pesawat, Batik Air Ungkap Penyebabnya

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigadir Jenderal Polisi Untung Widyatmoko menegaskan, Abdul Karim Raed Miqdad merupakan subjek Interpol Red Notice yang diterbitkan oleh NCB Interpol Nicosia, Siprus, dalam perkara tindak pidana terorisme.

“Yang bersangkutan merupakan subjek Interpol Red Notice dari NCB Interpol Nicosia. Yang bersangkutan bukan aktivis tetapi pelaku dari Tindak Pidana Terorisme,” kata Untung saat dikonfirmasi, Senin, 20 Juli 2026.

img_title Marak Dugaan Berbagai Kepentingan Zionisme Masuk RI, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan

Untung menjelaskan, penindakan terhadap Abdul Karim tidak dilakukan secara tiba-tiba. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan berdasarkan analisis intelijen yang diterima Polri dari NCB Interpol Nicosia.

Ia juga membantah isu yang menyebut Abdul Karim akan dipindahkan ke negara lain selain Siprus.

img_title Bertemu Menteri Palestina, Sugiono Pastikan Dukungan Penuh RI untuk Kemerdekaan Palestina

“Tidak tiba-tiba (ditangkap) tentunya berdasarkan analisis Intelijen yang kami terima terlebih disampaikan akan ditransfer kepada pihak negara lain selain Siprus sangat tidak benar,” ucapnya.

Selain itu, Untung mengungkapkan bahwa Abdul Karim diketahui memiliki tiga paspor. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, dua di antaranya diduga merupakan paspor palsu yang masuk dalam daftar Stolen and Lost Travel Document (SLTD).

“Kebetulan yang bersangkutan memiliki 3 paspor (Palestine dan 2 paspor negara Eropa) saya teliti ternyata 2 paspor atas negara (Siprus dan Norwegia) merupakan paspor palsu dari SLTD (Stolen and Lost Travel Document) kemungkinan berasal dari pencurian,” kata dia.

Untung menjelaskan, Abdul Karim ditangkap pada 16 Juli 2026. Sehari kemudian, tepatnya pada 17 Juli 2026, yang bersangkutan langsung dideportasi ke Siprus berdasarkan permintaan yang mengacu pada Interpol Red Notice.

“Tidak ada yg salah dengan deportasinya. Malah biasanya begitu ketangkap langsung dideportasi kok,” katanya.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Presiden AS Donald Trump mengklaim Hamas sepakat melucuti senjata di Gaza. Simak isi pernyataan lengkap Trump, respons Hamas, dan sikap terbaru Israel.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut