Pakai Bahasa Ibrani, Kanye West Minta Maaf Atas Pernyataan Kebenciannya Terhadap Yahudi

Kanye West
Sumber :
  • QG

VoxPop Showbiz – Rapper Hollywood Kanye West, yang memiliki sejarah panjang dalam melontarkan komentar antisemit dan kebencian terhadap Yahudi, tiba-tiba meminta maaf kepada komunitas Yahudi melalui postingan Instagram yang ditulis dalam bahasa Ibrani.

img_title Hubungan AS-Israel Retak, Trump: Semua Orang Yahudi Muak dengan Netanyahu

“Saya dengan tulus meminta maaf kepada komunitas Yahudi atas kemarahan yang tidak disengaja yang disebabkan oleh kata-kata atau tindakan saya,” tulis Kanye di Instagramnya, melansir AP, Rabu, 27 Desember 2023.

“Bukan niat saya untuk menyinggung atau merendahkan, dan saya sangat menyesali rasa sakit yang mungkin saya timbulkan,” lanjut rapper yang secara resmi mengganti namanya menjadi Ye pada tahun 2021 itu.

img_title Abu Janda Dilaporkan ke Bareskrim usai Diduga Sebut Sumbar Intoleran dan Barbar

img_title Anggota DPR Apresiasi Menkomdigi Sikat Konten yang Dinilai Sebarkan Ujaran Kebencian

Pernyataan itu muncul kurang dari dua minggu setelah Kanye melontarkan kata-kata kasar antisemitisme di Las Vegas saat mempromosikan album mendatangnya “Vultures,” yang akan dirilis pada 12 Januari.

Dalam kata-kata kasarnya, dia membuat sindiran berbahaya tentang pengaruh Yahudi dan membandingkan dirinya dengan Yesus Kristus dan Adolf Hitler.

Namun Komite Yahudi Amerika mengkritik penggunaan bahasa Ibrani oleh Ye dalam permintaan maafnya. “Selain aneh dan mungkin merupakan taktik untuk mendapatkan lebih banyak perhatian, permintaan maaf berbahasa Ibrani – yang diposting tanpa terjemahan – tidak dapat diakses oleh sebagian besar orang Yahudi Amerika yang tidak berbicara bahasa tersebut,” kata AJC dalam sebuah pernyataan.

“Yang pasti, penggunaan bahasa Ibrani untuk berkomunikasi dengan komunitas Yahudi dengan sengaja membuat sebagian besar orang Yahudi Amerika dan, akibatnya, non-Yahud, tidak bisa melihat langsung permintaan maaf Kanye.”

“Meskipun dia mengklaim bahwa dia berkomitmen untuk belajar dan memahami lebih baik, permintaan maaf ini berbicara tentang ‘kesakitan apa pun yang mungkin saya timbulkan’, daripada mengakui rasa sakit yang dia timbulkan,” lanjut AJC.

Kanye memiliki sejarah komentar yang ofensif dan antisemit, termasuk pujian berulang kali terhadap Hitler dan Nazi. Dia juga pernah menyatakan bahwa perbudakan adalah sebuah pilihan dan menyebut vaksin virus corona sebagai “tanda binatang”.

Pada bulan Oktober 2022, ia dikritik karena mengenakan kaus “White Lives Matter” di peragaan busananya di Paris Fashion Week dan men-tweet bahwa ia akan melakukan “death con 3 on JEWISH People,” yang jelas-jelas mengacu pada kondisi kesiapan pertahanan AS.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut