Jennifer Lawrence Kecam Genosida di Palestina: Itu Tidak Bisa Diterima

Jennifer Lawrence.
Sumber :
  • Instagram/redsparrowmovie

VoxPop – Aktris ternama Hollywood, Jennifer Lawrence, baru-baru ini menyampaikan pendapat yang menggugah hati tentang krisis yang terjadi di Palestina. Dalam konferensi pers di Festival Film San Sebastian pada Jumat lalu, Lawrence tak ragu menyebut bahwa apa yang terjadi di Gaza adalah “tak lain dari sebuah genosida dan itu tidak bisa diterima.”

img_title 10 Momen Terbaik yang Terjadi di Golden Globes 2024

Jennifer hadir di festival tersebut untuk mempromosikan film terbarunya berjudul Die My Love, sekaligus menerima penghargaan bergengsi Donostia Award. Meski awalnya moderator acara berusaha mengalihkan pertanyaan terkait konflik di Timur Tengah, Lawrence tetap memilih untuk menyampaikan pandangannya secara terbuka di akhir sesi. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.

Jennifer Lawrence.

Photo :
  • Instagram Jennifer Lawrence
img_title Jennifer Lawrence Dituding Operasi Plastik: Saya Hanya Pakai Makeup

“Saya merasa takut dan ini sangat mengerikan. Apa yang terjadi tak lain dari sebuah genosida dan itu tidak bisa diterima,” katanya yang dikutip dari Variety pada Jumat, 26 September 2025.

“Saya takut untuk anak-anak saya, untuk semua anak-anak kita,” tambahnya.

img_title Berani Tampil Beda, Jennifer Lawrence Pakai Sandal Jepit di Festival Film Cannes 2023

Pernyataan ini menjadi salah satu suara lantang dari kalangan selebritas yang jarang mengambil risiko untuk berbicara mengenai isu sensitif seperti konflik di Palestina. Ketika ditanya lebih lanjut, Lawrence juga mengkritik kondisi politik di Amerika Serikat yang menurutnya semakin memperburuk keadaan, terutama bagi generasi muda.

“Maksud saya, anak-anak yang sekarang sudah bisa memilih di usia 18 tahun, akan menganggap bahwa politik tanpa integritas itu adalah hal yang normal. Politikus berbohong, tidak ada empati,” jelasnya.

“Dan semua orang harus ingat, ketika kamu mengabaikan apa yang terjadi di satu sisi dunia, tidak akan lama sampai hal itu juga terjadi di tempatmu.”

Lawrence menegaskan bahwa para artis sebenarnya tidak seharusnya menanggung beban atas permasalahan global yang rumit seperti ini. Meskipun ia ingin bisa melakukan sesuatu, ia menyadari keterbatasannya.

“Saya berharap ada sesuatu yang bisa saya katakan, sesuatu yang bisa saya lakukan untuk memperbaiki situasi yang sangat kompleks dan memalukan ini. Hati saya hancur,” ujarnya.

“Tapi kenyataannya, ketakutan kami untuk berbicara terlalu banyak atau menjawab terlalu banyak pertanyaan adalah karena kata-kata saya bisa saja digunakan untuk memperkeruh suasana, padahal ini adalah tanggung jawab para pejabat terpilih.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut