Gara-Gara Materi Stand Up Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Diminta Taubat Nasuha

Pandji Pragiwaksono
Sumber :
  • IG @pandji.pragiwaksono

Jakarta, VoxPop – Nama Pandji Pragiwaksono kembali menjadi perbincangan panas di jagat hiburan Tanah Air. Komika yang selama ini dikenal vokal, kritis, dan kerap menyinggung isu sosial-politik itu kini terseret polemik serius setelah materi stand up comedy terbarunya, Mens Rea, rilis. 

img_title Mediasi Kasus Mens Rea Cair, Pandji Pragiwaksono: Dari Tegang Jadi Penuh Tawa

Mens Rea sendiri merupakan spesial stand up comedy Pandji yang tayang di Netflix dan sebelumnya dibawakan dalam tur ke berbagai kota sepanjang 2025. Judulnya diambil dari istilah hukum pidana yang berarti “niat jahat”, dan dalam pertunjukannya Pandji membahas berbagai topik. 

Gaya Pandji yang satir dan blak-blakan memang sudah menjadi ciri khas sejak awal kariernya, namun kali ini materinya dianggap melampaui batas oleh sebagian kalangan. Scroll untuk info lebih lanjut... 

img_title Momen Tak Terduga! Sempat Disindir di ‘Mens Rea’ Pandji Pragiwaksono dan Dharma Pongrekun Bertemu di Polda Metro

Salah satu kecaman datang dari Advokat Persaudaraan Islam (API) DKI Jakarta, yang merilis pernyataan sikap resmi terkait materi Mens Rea. Dalam siaran pers yang beredar, API menilai panggung komedi tidak bisa dijadikan tameng untuk lepas dari tanggung jawab hukum maupun etika, terutama ketika menyangkut agama.

“Kami menegaskan bahwa comedy bukanlah zona imunitas hukum, dan panggung hiburan tidak menghapus pertanggungjawaban pidana,” tulis API dalam pernyataan resminya, sebagaimana dikutip pada Jumat, 16 Januari 2026.

img_title Nyelekit! Novel Bamukmin Minta Pandji Tobat Kalau Mau Laporan Soal Mens Rea Dicabut

API, bahkan secara tegas menuntut Pandji untuk melakukan taubatan nasuha. “Kami menuntut Pandji Pragiwaksono dan semua yang terlibat pada acara tersebut dalam waktu 2x24 jam agar segera melakukan taubatan nasuha memohon ampunan kepada Allah SWT serta melakukan permohonan maaf kepada Umat Islam khususnya,” tulisnya.

Tak berhenti sampai di situ, API juga mengarahkan sorotan ke pihak lain yang terlibat dalam penayangan Mens Rea, termasuk platform streaming Netflix. Mereka meminta agar materi yang dianggap bermasalah segera disensor atau dihapus.

“Bahwa kami juga menuntut Pemerintah dan NETFLIX untuk menghapus / memotong / mensensor / menghilangkan dan/atau menghapus bagian yang memuat pernyataan yang menistakan agama oleh Pandji terkait Shalat.”

Hingga saat ini, Pandji Pragiwaksono belum memberikan pernyataan resmi yang secara langsung menanggapi tuntutan taubat nasuha tersebut. Di media sosial, ia terlihat masih aktif, namun lebih banyak membagikan aktivitas pribadi dan interaksi dengan penggemar tanpa menyinggung polemik yang tengah bergulir.

Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus chromebook

Pengamat Nilai Jejak Digital Terdakwa Kasus Chromebook Bisa Jadi Bukti Mens Rea

Pengamat Hukum, Fajar Trio menilai bukti digital berupa chat forensik yang ditemukan penyidik menjadi kunci utama untuk membuktikan unsur kehendak dan kesadaran terdakwa.

img_title
VoxPop.co.id
22 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut