Mino WINNER Terancam 1,5 Tahun Penjara, Akui Ada Gangguan Mental dalam Kasus Absen Wajib Militer

Mino WINNER
Sumber :
  • YG Entertainment

Jakarta, VoxPop – Mino WINNER kini tengah menghadapi situasi hukum serius setelah jaksa menuntut hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan. Tuntutan tersebut diajukan terkait dugaan ketidakhadiran tanpa izin selama menjalani tugas sebagai pekerja layanan publik, yang merupakan bagian dari kewajiban wajib militer di Korea Selatan.

img_title Didakwa Langgar Wajib Militer, Mino WINNER Absen Selama 102 Hari

Kasus ini langsung menjadi sorotan publik, terutama di kalangan penggemar K-pop, karena menyangkut salah satu idol ternama yang selama ini dikenal aktif di industri hiburan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Berdasarkan informasi dari pihak kejaksaan, Song Mino diketahui menjalani tugas sebagai pekerja layanan publik sejak Maret 2023 hingga Desember 2024. Selama periode tersebut, ia ditempatkan di sebuah perusahaan pengelola fasilitas dan pusat kesejahteraan publik yang berlokasi di wilayah Mapo-gu, Seoul.

img_title Penjelasan YG Entertainment Soal Kemunculan Mino WINNER di Pernikahan Adiknya di Tengah Wamil

Namun, jaksa menilai bahwa Song Mino tidak menjalankan kewajibannya dengan baik. Ia diduga tidak hadir tanpa alasan yang sah selama total 102 hari, serta beberapa kali meninggalkan tempat tugas tanpa izin resmi. Hal inilah yang menjadi dasar utama tuntutan pidana terhadap dirinya.

Selain itu, pihak pengadilan juga mengungkap bahwa seorang pengawas layanan publik berinisial Mr. Lee turut didakwa dalam kasus ini. Ia diduga memalsukan dokumen terkait kehadiran Song Mino. Sidang lanjutan terhadap pengawas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei, setelah itu hakim akan menentukan jadwal putusan hukuman bagi kedua pihak.

img_title Pangling Mino WINNER Rambut Hitam, Netizen: Kirain Bu Sri Mulyani

Dalam pernyataan terakhirnya di pengadilan, Song Mino menyampaikan rasa penyesalan mendalam atas situasi yang terjadi. Ia juga mengungkap bahwa dirinya selama ini mengalami sejumlah gangguan kesehatan mental.

“Saya menderita gangguan bipolar dan gangguan panik, tetapi saya tahu itu tidak bisa menjadi alasan,” ujar Mino di hadapan pengadilan yang dilansir dari KBIZoom pada Rabu, 22 April 2026. 

Ia menambahkan bahwa sebagai figur publik yang telah menerima banyak dukungan dari masyarakat, ia merasa malu karena tidak mampu memberikan contoh yang baik.

Song Mino juga menyatakan bahwa jika diberi kesempatan untuk kembali menjalani tugas layanan publik, ia berjanji akan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut