Hotman Paris Cari Pengganti untuk Hotman 911, Syaratnya Harus Pengacara Top dan Kaya
- Instagram @hotmanparisofficial
VoxPop – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea membuat pernyataan yang mengejutkan publik. Setelah bertahun-tahun identik dengan program bantuan hukum Hotman 911, ia kini mengaku mulai mencari sosok yang bisa meneruskan program tersebut apabila dirinya benar-benar berhenti.
Bukan tanpa alasan, Hotman menilai menjalankan Hotman 911 membutuhkan sosok yang memiliki lebih dari sekadar kemampuan di bidang hukum. Menurutnya, calon penerus harus mempunyai pengalaman, reputasi, hingga kekuatan finansial agar dapat terus memperjuangkan keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian publik. Pasalnya, selama ini Hotman 911 dikenal sebagai wadah yang kerap memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat kurang mampu dalam berbagai kasus yang menyita perhatian publik.
Hotman Ungkap Syarat Pengganti Hotman 911
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Hotman Paris secara terbuka mengajak para pengacara untuk melanjutkan perjuangan yang telah ia bangun selama ini. Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua orang bisa menggantikan perannya.
"Siapa pengacara top yang bisa gantikan Hotman 911 karena dalam waktu dekat Hotman 911 akan menghentikan. Syaratnya harus pengacara top agar mampu menciptakan No Viral No Justice,” tulis Hotman Paris yang dikutip dari Instagramnya pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurut Hotman, pengalaman menangani perkara besar menjadi salah satu modal penting. Ia juga menilai seorang pengacara harus memiliki kemampuan untuk menarik perhatian publik terhadap kasus-kasus yang membutuhkan pengawalan.
Selama ini, slogan "No Viral No Justice" telah menjadi identitas Hotman 911 dalam mengawal berbagai perkara yang dianggap membutuhkan perhatian masyarakat luas.
Tak Hanya Top, tapi Juga Harus Punya Kemampuan Finansial
Selain kompetensi di bidang hukum, Hotman juga mengungkap syarat lain yang cukup menyita perhatian. Ia menilai penerus Hotman 911 harus memiliki kondisi ekonomi yang mapan karena banyak perkara yang ditangani berasal dari keluarga kurang mampu.
"Syarat ke-2 harus pengacara kaya karna bantuan hukum perlu biaya seperti transport, biaya para ahli untuk persidangan yang tidak mungkin dibayar oleh keluarga korban yang miskin,” tulisnya lagi.
Menurutnya, pendampingan hukum tidak hanya membutuhkan kemampuan berargumentasi di ruang sidang, tetapi juga biaya operasional yang tidak sedikit.
Sebagai contoh, Hotman mengungkap pengalaman timnya ketika menangani perkara pembunuhan di Mataram.
"Contoh kasus persidangan Radiet (kasus pembunuhan) di Mataram, tim Hotman 911 mengeluarkan biaya besar untuk berbagai ahli untuk sidang di Mataram."
Kesibukan Jadi Alasan Ingin Mengakhiri Hotman 911
Di sisi lain, Hotman Paris juga mengungkap alasan mengapa dirinya mulai mempertimbangkan untuk menghentikan aktivitas Hotman 911.
Ia mengaku semakin sulit membagi waktu antara kegiatan sosial dan pekerjaannya sebagai pengacara yang menangani banyak klien dari kalangan pebisnis.
Menurut Hotman, sejumlah klien pengusaha mulai mengeluhkan jadwal konsultasi yang semakin terbatas karena waktunya banyak tersita untuk menangani berbagai perkara melalui Hotman 911.
"Tapi Hotman dalam waktu dekat akan hentikan kegiatan Hotman 911! Terlalu banyak klien pengusaha ngeluh krn waktu Hotman terbatas! Ayok pengacara siapa yg gantikan! Syaratnya harus pengacara top demi No Viral No Justice,” ungkap Hotman.
Hingga kini belum ada nama yang disebut sebagai calon pengganti. Hotman Paris pun belum memastikan kapan program Hotman 911 benar-benar akan dihentikan.
