Wae Lolos! Desa 1000 Air Terjun di Pegunungan Labuan Bajo, Puas Bisa Eksplor 12 Wisata Ini
- Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores
Di ujung palungan itu terdapat sebuah kolam yang dalam dan diapit dinding batu yang terjal dan sangat curam. Pada kedua sisi tebing kolam tampak dua cekungan gua yang gelap. Gua tersebut ternyata merupakan istana ribuan kelalawar. Itu sebabnya warga setempat menamai air terjun ini Cunca Wongka atau Cunca Niki.
Air yang jatuh menghantam dinding bebatuan dan genangan air kolam di bawahnya menimbulkan gelombang seperti ombak laut di tengah hutan, sehingga membuatnya unik.
Namun di tengah kesunyianya, Anda akan dihibur ribuan kelelawar terbang ke sana kemari di langit-langit air terjun itu. Uniknya, pada musim hujan, ribuan kelelawar berkelana entah ke mana. Pada musim kemarau kembali menghuni istana gua air terjun itu.
Keunikan yang lain. Kontur air terjun ini tidak bisa dilihat secara utuh, kecuali Anda punya keahlian untuk memanjat tebing atau pohon kayu yang tumbuh di tepi tebing batu yang curam. Kamera Anda hanya dapat memotret sebagian obyek air terjun. Memakai pesawat drone sekalipun sangat berisiko karena air terjun ini diselubungi pepohonan nan lebat dan rapat.
6. Air terjun Cunca Lolos
Air terjun berikutnya adalah Cunca Lolos. Dari Cunca Wae Reha sekira 500 meter. Menuju air terjun Cunca Lolos, Anda harus menerobos medan yang sangat ekstrem dan lereng terjal. Namun pepohonan yang tumbuh rapat sepanjang jalan terjal itu dipakai jadi tumpuan Anda agar tidak jatuh terpeleset.
Cunca Lolos mengalir dari bentangan sungai Wae Lolos. Jika dibanding dengan air terjun sebelumnya, Cunca Lolos terletak terpisah dari air terjun lainnya dan lebih dekat dengan ruas jalan raya Langgo-Werang.
Cunca Lolos memiliki panorama tak kalah unik. Air terjun ini mengalir pada kontur tebing batu setinggi 100 meter. Pada dinding batu berwarna kuning dan berlumut hijau ini terdapat banyak gua, istana burung endemik Flores, seperti Elang Flores. Sayangnya, burung raksasa ini tidak tampak setiap saat, hanya saat tertentu saja. Biasanya bulan Oktober, burung Elang Flores ini keluar dari istana persembunyiannya.
