8 Hal Ini yang Buat Tiket Pesawat jadi Mahal
- Pexels
Pesawat Kepresidenan Israel
- Ist
3. Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Tingginya bea masuk untuk suku cadang pesawat juga turut berkontribusi pada meningkatnya biaya operasional maskapai yang kemudian dibebankan kepada konsumen.
4. Regulasi yang Kompleks
Beberapa peraturan dinilai membuat pengelolaan penerbangan kurang efisien, termasuk penetapan harga tiket yang hanya berdasarkan jarak terbang tanpa memperhitungkan waktu terbang.
5. Sistem Navigasi
Sistem navigasi bandara juga memengaruhi biaya operasional penerbangan yang pada akhirnya berdampak pada harga tiket.
Pesawat Garuda Indonesia A330 terparkir di landasan VIP Terminal 3. Bandara Soetta, Tangerang
- VoxPop.co.id/Sherly (Tangerang)
6. Banyaknya Pungutan
Data dari INACA menunjukkan bahwa berbagai pungutan oleh pemerintah dapat mencapai 30% dari total harga tiket yang dibayarkan oleh penumpang.
7. Kurangnya Rencana Penerbangan Jangka Panjang
Pemerintah dinilai belum memiliki rencana jangka panjang yang jelas terkait pengembangan industri penerbangan. Diperlukan kebijakan berbasis data (evidence-based policy) yang melibatkan kementerian, industri penerbangan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjadikan penerbangan sebagai proyek strategis nasional.
8. Komunikasi Publik yang Kurang Efektif
Selain itu, dibutuhkan strategi komunikasi publik yang baik agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat mengenai kebijakan harga tiket, sehingga tidak terpengaruh oleh opini-opini yang tidak didukung data.
"Sebagai tindak lanjut dari FGD ini, HIPPG akan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah sebagai pemangku kebijakan untuk dapat melakukan review terhadap kebijakan yang terkait dengan harga tiket pesawat di Indonesia untuk membuat transportasi udara menjadi lebih efisien dan harganya dapat lebih terjangkau bagi masyarakat," ujar Widya Leksmanawati Habibie dalam penutup diskusi.
