- ANTARA FOTO/Aji Styawan
"Jadi tidak hanya warga Negara Indonesia saja, apabila akan meninggalkan Tiongkok, diduga ada indikasi terpapar virus, tentunya mereka akan menjalani isolasi dulu di Tiongkok. Jadi itu proses yang berlaku untuk siapapun yang akan meninggalkan wilayah terdampak akan ada proses assesment kesehatan mereka di sana sebelum mereka bisa meninggalkan provinsi."
Direktur Keamanan dan Pengamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Muhammad Alwi menyatakan, Kementerian Perhubungan sudah siap menyambut kedatangan ratusan WNI yang akan dipulangkan dari Wuhan.
Menurut Alawi, standar keamanan dan pengamanan pesawat yang akan digunakan untuk mengangkut ratusan WNI dari Wuhan China itu nantinya akan diparkir di area khusus, terpisah dengan pesawat komersial lainnya. Sebelum para penumpang turun dari pesawat, dipastikan akan ada petugas dari Kementerian Kesehatan yang akan melakukan deteksi suhu tubuh menggunakan thermal scanner kepada seluruh awak kabin di dalam pesawat yang membawa WNI dari pusat munculnya virus yang sampai saat ini masih belum ada obatnya itu.
"Petugas dari Kementerian Kesehatan nanti akan dilengkapi dengan pakaian safety yang sesuai standar keamanan tentunya ya. Mereka akan masuk ke pesawat dengan membawa thermal scanner yang ditembakkan ke penumpang di dalam pesawat itu satu persatu. Itu untuk mendeteksi suhu tubuh penumpang di dalam pesawat itu," papar Alwi.
Tak hanya itu, proses pemeriksaan temperatur suhu tubuh WNI yang baru tiba dari China juga akan melewati metal detector khusus atau thermal scanner yang juga berfungsi untuk mengukur suhu tubuh penumpang setelah turun dari pesawat.
"Artinya kita juga akan melakukan proses assesment juga di sini nanti kepada WNI kita yang baru tiba dari China. Artinya ada dua kali proses mengukur suhu tubuh mereka, pertama di atas pesawat, kedua di pintu keluar menggunakan thermal scanner itu tadi. Nanti dipantau oleh petugas Imigrasi kita dan tim medis dari Kementerian Kesehatan dengan menggunakan screen atau layar besar," katanya.
Kementerian Kesehatan juga mengaku siap. Menurut Anung, pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah assessment kesehatan yang harus diikuti oleh ratusan WNI yang akan pulang ke Indonesia. Bahkan, pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah rumah sakit di beberapa wilayah Indonesia untuk merawat para WNI yang akan tiba dari Wuhan.
