- REUTERS/Jason Reed
Dikutip dari www.sfda.com, China Food and Drug Administration (CFDA) merupakan lembaga langsung di bawah Dewan Negara RRC, yang bertanggung jawab atas pengawasan komprehensif tentang manajemen keamanan pangan, makanan kesehatan, dan kosmetik.
Lembaga ini adalah pihak yang berwenang atas regulasi obat di China. CFDA juga yang mengatur rancangan undang-undang, rencana kebijakan administrasi dan pengawasan makanan (termasuk makanan aditif dan makanan kesehatan), obat (termasuk obat-obatan tradisional China), peralatan medis, dan kosmetik.
Peran CFDA di China sangat penting. Sebab, di negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia ini pelanggaran terhadap obat dan makanan selalu muncul. Tahun 2013, negara ini pernah digemparkan dengan susu formula untuk bayi yang mengandung melamin.
Selanjutnya...Cara Amerika
Cara Amerika
Tak hanya di China. Kasus pelanggaran terhadap makanan dan obat-obatan juga terjadi di berbagai negara. Itu sebabnya keberadaan lembaga pengawas obat dan makanan di sebuah negara menjadi sangat penting. Bahkan di Amerika Serikat, negara maju yang tingkat pengetahuan terhadap makanan dan obat-obatan jauh berada di depan, keberadaan lembaga ini tetap memiliki peran vital.
![]()
FDA juga memiliki kewenangan untuk menentukan obat-obatan apa saja dan dari negara mana saja yang bisa diperjualbelikan di AS
Amerika Serikat memiliki FDA, atau Food and Drugs Administration. FDA memiliki tugas mengatur dan mengawasi makanan, suplemen makanan, obat-obatan, produk biofarmasi, hingga kosmetik, dan peranti medis. FDA berada di bawah Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat.
Lembaga ini bekerja sesuai mandat yang didasarkan UU Federal tentang Makanan, Obat, dan Kosmetik, yang dibuat Kongres AS. Salah satu tugas berat FDA adalah memastikan perdagangan makanan, obat-obatan, dan peranti medis antar negara bagian di AS tidak tercemar atau salah label. FDA juga memiliki wewenang mengawasi dan memberikan sanksi jika ada produk yang tak sesuai janji produsen.
Mengutip situs fda.gov, FDA juga memiliki kewenangan untuk menentukan obat-obatan apa saja dan dari negara mana saja yang bisa diperjualbelikan di AS. Bahkan, boleh atau tidaknya seorang pelaku homoseksual di Amerika mendonorkan darah juga menjadi wewenang FDA. Akhir tahun 2015, lembaga tersebut mencabut larangan donor darah yang diberlakukan bagi homoseksual.
