Menpar Arief Yahya Berpantun di Festival Bahari Kepri 2016
“Hari ini saya meninjau kedatangan kapal-kapal yachts di Tanjung Pinang. Saya ingin melihat langsung pelaksanaan even Festival Bahari Kepri yang menjadi rangkaian Sail Karimata di Tanjung Pinang,” tutur Ketua Tim Percepatan Wisata Bahari Kemenpar, Indroyono Soesilo, Sabtu 29 Oktober 2016.
Mantan Menko Maritim itu melihat sekitar 90-an yachts tiba di Tanjung Pinang. Dan semuanya berlabuh sekitar 300 meter dari pelabuhan. Hal yang wajar mengingat saat ini Tanjung Pinang belum memiliki marina yang bisa dijadikan tempat sandar para yachter dunia. Di Kepri, baru ada Bandar Bentan Telani (BBT)dan Nongsa Point Marina yang menyediakan tempat parkir yachts. Dermaganya sudah memliki tempat parkir berth dilengkapi dengan listrik dan air. Marina juga dilengkapi dengan saluran air limbah selular serta bahan bakar sentral diesel dan bensin.
Meski di Tanjung Pinang belum ada marina, Indroyono tetap memancarkan nada optimisme tinggi. Maklum, jumlah yacht yang hadir di Tanjung Pinang angkanya menembus 90-an yachts, Jumlahnya sudah jauh melampaui kuantitas peserta Sail Bunaken 2009 yang pernah menghadirkan 56 yachts. “Hari ini saya lihat ada 90-an yachts yang hadir di Tanjung Pinang. Ini sudah memecahkan rekor Sail Bunaken 2009,” ujar pria kelahiran Bandung, 27 Maret 1955 itu.
Dan puluhan yachters tadi langsung disambut dengan pengurusan dokumentasi yang tidak ribet. CAIT, untuk izin masuk yacht ke perairan Indonesia, langsung dipraktekkan di Tanjung Pinang. Tinggal klik http://yachters-indonesia.id dan mengisi form yang tersedia, para yachter sudah bisa masuk ke Tanjung Pinang.
“Para yachters langsung diproses bea cukai, imigrasi dan karantina. Hanya membutuhkan waktu 1-2 jam. Dan di ruang penyambutan sudah siap para petugas, juga siap minuman dan snacks. Saya kira ini progress yang sangat bagus,” kata pria lulusan University of Iowa itu.
Di mata pria berkacamata itu, festival berbasis sea zone itu menjadi penanda bangkitnya bahari Indonesia dari Kepri. Beragam bendera dari Australia, New Zealand, USA, Perancis, Finlandia dan Singapura, berkibar dari atas yachts yang parkir di tengah laut Tanjung Pinang.
